Berita

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Kemendag Butuh Negosiator Andal untuk Golkan 13 Perjanjian Dagang

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 13:49 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kementerian Perdagangan tengah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, khususnya negosiator, untuk mendukung proses negosiasi 13 perjanjian dagang yang saat ini masih berjalan.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, penguatan kompetensi negosiator menjadi bagian dari program perluasan pasar ekspor melalui Trade Corporate University (Trade Corpu) Kementerian Perdagangan.

“Kita sudah mempunyai perjanjian dagang yang implementasi itu 25, kemudian yang 2 sekarang proses ratifikasi, dan yang 13 sekarang sedang proses negosiasi,” kata Budi di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu 2 September 2026. 


Menurutnya, akses pasar ekspor tidak mudah dilakukan tanpa dukungan perjanjian dagang. Karena itu, Kemendag membutuhkan SDM yang mampu menjalankan proses negosiasi dengan baik.

“Ini perlu tentu perlu ya bagaimana kita punya SDM yang bagus, bagaimana kita bisa menciptakan negosiator-negosiator yang bagus,” kata Budi

Budi menegaskan, kebutuhan kompetensi tersebut harus diselaraskan dengan program perdagangan yang dijalankan Kemendag. Materi pelatihan dan pengembangan SDM juga perlu diarahkan untuk mendukung kebutuhan tersebut.

“Ini nanti mungkin bisa menjadi referensi atau masukan Bapak-Ibu kira-kira kompetensi apa yang diperlukan, kira-kira materi ajarnya seperti apa, siapa dosennya,” kata Budi.

Penguatan SDM tersebut menjadi bagian dari program perluasan pasar ekspor yang disiapkan Kemendag. Trade Corpu diharapkan dapat memastikan kompetensi pegawai sejalan dengan kebutuhan program perdagangan, termasuk dalam menghadapi proses negosiasi perjanjian dagang.

Budi mengatakan, pengembangan kompetensi SDM harus berjalan secara berkelanjutan dan mengikuti program yang dijalankan kementerian.

“Jadi harus ada persamaan persepsi kemudian dengan sendirinya kalau kita mempunyai persepsi yang sama otomatis pelatihan atau kompetensi tadi ya akan mengikuti program,” pungkas Budi.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Pemerintah Didesak Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rabu, 02 September 2026 | 12:22

Anggaran Kementerian LH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp2,57 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 12:16

Film Animasi Terlaris China All Wishes Come True Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:56

Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Vladivostok

Rabu, 02 September 2026 | 11:53

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 11:49

Siaga 98 Minta RUU Perampasan Aset Fokus pada Perampasan Tanpa Pemidanaan

Rabu, 02 September 2026 | 11:38

Prabowo Tiba di Vladivostok, Penuhi Undangan Putin Hadiri EEF ke-11

Rabu, 02 September 2026 | 11:24

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

Rabu, 02 September 2026 | 11:19

Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie

Rabu, 02 September 2026 | 11:17

AHY: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga!

Rabu, 02 September 2026 | 10:58

Selengkapnya