Berita

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai NasDem Achmad Daeng Sere. (dok. Fraksi Nasdem)

Politik

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 11:19 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Penambahan anggaran Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sebesar Rp3,23 triliun untuk 2027 diminta turut memperhatikan kebutuhan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Dewan Pers.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai NasDem Achmad Daeng Sere berharap tambahan anggaran tersebut dapat dimaksimalkan untuk memperkuat sektor komunikasi dan digital, tanpa mengabaikan lembaga yang berada dalam ekosistem komunikasi dan informasi.

“Sekali lagi saya berharap dengan kerendahan hati kami kepada semua teman-teman Komisi I terkait penambahan anggaran Kementerian Komdigi yang kurang lebih Rp3,2 (triliun). Saya berharap kalau bisa dimaksimalkan untuk dibantu, inshaaallah,” ujar Achmad, dikutip Rabu 2 September 2026.


Ia mengingatkan agar tambahan anggaran tersebut tidak membuat kebutuhan KPI dan Dewan Pers terabaikan.

“Dengan catatan jangan sampai dilupakan, baik KPI maupun Dewan Pers,” tegasnya.

Sebelumnya, Sekjen Komdigi Ismail menjelaskan pagu anggaran Komdigi untuk tahun anggaran 2027 ditetapkan sebesar Rp11,515 triliun. Sementara kebutuhan anggaran kementerian mencapai Rp14,753 triliun sehingga terdapat kekurangan Rp3,23 triliun.

“Dari pagu anggaran sebesar Rp11,5 triliun yang sudah ditetapkan, Kementerian Komdigi mengalami kekurangan anggaran sebesar Rp3,23 triliun,” kata Ismail dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa 1 September 2026.

Dari usulan tambahan tersebut, Rp1,48 triliun dibutuhkan untuk program prioritas nasional yang telah ditetapkan dalam rencana strategis (Renstra). Anggaran itu termasuk kebutuhan tambahan bagi KPI, Komisi Informasi Pusat, dan Dewan Pers.

“Komisi Informasi Pusat membutuhkan Rp32,5 miliar, Komisi Penyiaran Indonesia membutuhkan Rp49,59 miliar, dan Dewan Pers Rp38,9 miliar,” ujar Ismail.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya