Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Danantara Bidik VKTR Milik Grup Bakrie, Siapkan Potensi Dana hingga Rp2 Triliun

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 10:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) berpeluang memperoleh pendanaan hingga Rp2 triliun dari PT Danantara Investment Management (DIM) dan/atau afiliasinya. 

Dana tersebut disiapkan untuk mendukung ekspansi bisnis kendaraan listrik VKTR, dengan skema pendanaan yang disertai hak konversi saham.

Rencana tersebut mencuat setelah VKTR menandatangani indicative non-binding term sheet dengan DIM dan/atau afiliasinya pada 28 Agustus 2026. Dalam kesepakatan awal itu, VKTR menjadi pihak yang direncanakan menerima pendanaan, sedangkan DIM dan/atau afiliasinya bertindak sebagai investor.


Direktur VKTR Indah Permatasari Saugi mengatakan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), selaku induk VKTR, juga akan berperan sebagai penanggung dalam rencana pendanaan tersebut.

“Pada tanggal 28 Agustus 2026, Perseroan selaku pihak yang direncanakan menerima pendanaan telah menandatangani suatu indicative non-binding term sheet bersama dengan PT Danantara Investment Management (DIM) dan/atau afiliasinya selaku investor,” jelas Indah dalam keterbukaan informasi, Selasa 1 September 2026.

Dalam term sheet tersebut, nilai pokok pendanaan yang diindikasikan mencapai maksimal Rp2 triliun. Namun, angka tersebut belum dapat dianggap sebagai dana yang sudah diterima VKTR karena kesepakatan masih bersifat non-binding atau tidak mengikat.

“Term Sheet ini masih bersifat non-binding, yang hanya mencerminkan pembahasan awal para pihak, dan akan tunduk lebih lanjut pada penandatanganan dokumen definitif,” tegas Indah.

Jika kerja sama berlanjut hingga perjanjian definitif, dana tersebut antara lain digunakan untuk pengadaan bus listrik dan/atau truk listrik. Pendanaan juga dapat diarahkan untuk kebutuhan lain yang disepakati para pihak.

Langkah ini sejalan dengan strategi VKTR mengembangkan bisnis mobility-as-a-service (MaaS), salah satu bidang ekspansi perusahaan di sektor mobilitas berbasis kendaraan listrik.

Rencana kerja sama tersebut juga dapat berdampak pada struktur kepemilikan VKTR. DIM dan/atau afiliasinya akan memperoleh hak opsi konversi yang ketentuannya diatur lebih lanjut dalam dokumen definitif.

Dengan opsi tersebut, DIM berpeluang menjadi pemegang saham VKTR apabila memilih mengeksekusi hak konversinya.

Meski demikian, seluruh skema masih berada pada tahap penjajakan. VKTR menyatakan akan memenuhi ketentuan yang berlaku apabila dokumen definitif telah ditandatangani dan transaksi mulai menimbulkan hak serta kewajiban yang mengikat.

Perseroan juga akan mengikuti ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait transaksi afiliasi, benturan kepentingan, maupun transaksi material apabila relevan dengan pelaksanaan transaksi.

VKTR menilai rencana tersebut tidak memberikan dampak negatif material terhadap operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan. Sebaliknya, kerja sama ini dinilai dapat mendukung ekspansi dan berpotensi meningkatkan pendapatan VKTR serta entitas anaknya pada masa mendatang.


Bakrie Group Tambah Kepemilikan VKTR

Rencana pendanaan Danantara muncul setelah kelompok usaha Bakrie memperkuat kepemilikannya di VKTR.

PT Bakrie Metal Industries (BMI), anak usaha BNBR, membeli 3 miliar saham VKTR pada 21 Agustus 2026 dengan harga Rp100 per saham. Transaksi senilai sekitar Rp300 miliar itu meningkatkan kepemilikan BMI dari 14,20 persen menjadi 21,06 persen.

Harga transaksi tersebut sekitar 89 persen di bawah harga penutupan VKTR pada hari yang sama, yakni Rp915 per saham.

Per akhir Juli 2026, BNBR memiliki 24,41 persen saham VKTR, sementara masyarakat menguasai 61,23 persen.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya