Berita

Kedutaan Besar AS di Abu Dhabi dan Konsulat Jenderal AS di Dubai menerbitkan peringatan keamanan (Unggahan akun X @USAinUAE)

Dunia

Iran Klaim Serang Pangkalan AS di UEA, Washington Tingkatkan Peringatan Keamanan

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 10:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat. Iran mengklaim telah melancarkan serangan menggunakan puluhan drone peledak ke Pangkalan Udara Al Minhad di Uni Emirat Arab (UEA), yang menampung personel dan helikopter militer AS.

Pasca-klaim serangan tersebut, otoritas AS mengeluarkan peringatan keamanan terbaru bagi warga negaranya di Timur Tengah.

Kedutaan Besar AS di Abu Dhabi dan Konsulat Jenderal AS di Dubai menerbitkan peringatan tersebut pada 1 September 2026. Washington menyebut kondisi keamanan di kawasan masih kompleks dan dapat memburuk secara tiba-tiba.


“Lingkungan keamanan tetap kompleks dengan potensi eskalasi yang tidak terduga,” demikian pernyataan Kedutaan AS, dikutip Rabu 2 September 2026.

Dalam peringatan itu, warga AS di Timur Tengah diminta meningkatkan kewaspadaan dan bersiap menghadapi kemungkinan pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara, maupun gangguan perjalanan lainnya.

Warga AS yang bepergian menuju atau dari kawasan tersebut juga diminta memantau kondisi bandara dan maskapai secara langsung serta memastikan status penerbangan sebelum berangkat.

Peringatan tersebut tidak hanya mencakup kawasan Timur Tengah. Washington menyebut fasilitas diplomatik AS, termasuk di luar kawasan, juga menghadapi potensi ancaman.

“Iran dan kelompok-kelompok yang mendukung Iran dapat menargetkan kepentingan AS lainnya di luar negeri atau lokasi yang terkait dengan Amerika Serikat dan warga AS di seluruh dunia,” kata Kedutaan AS.

Sebelumnya, militer Iran mengklaim meluncurkan puluhan drone peledak ke Pangkalan Udara Al Minhad di UEA. Iran menyebut serangan tersebut sebagai balasan atas serangan AS di Pulau Larak, Iran, yang menewaskan dan melukai sejumlah anggota Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) serta warga sipil.

UEA mengecam serangan tersebut sebagai tindakan bermusuhan dan menyatakan memiliki hak untuk memberikan respons.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya