Berita

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Bisnis

PLN Dongkrak Ekonomi Desa Wisata Candirejo Jelang PORPROV Jawa Tengah 2026

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 08:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menyongsong perhelatan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah 2026, Desa Wisata Candirejo menggenjot kesiapan sektor pariwisatanya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan standar keamanan. 

Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat daya saing destinasi guna menangkap peluang ekonomi dari lonjakan kunjungan wisatawan yang diprediksi memadati wilayah tersebut pada Oktober mendatang.

Sebagai penggerak perekonomian dan infrastruktur energi, PT PLN (Persero) turut memperkuat sektor pariwisata daerah melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan bertajuk PETIR (Peningkatan Kompetensi Pengelolaan Wisata Candirejo). 


Melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, PLN memberikan pelatihan intensif dan sertifikasi resmi kepada Kelompok Sadar Wisata pengelola arung jeram Pesona Garda.

General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, menegaskan bahwa transformasi kualitas layanan dan standar keselamatan ini merupakan kunci utama dalam menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

"Penguatan kompetensi pengelola menjadi bagian penting dalam memastikan potensi wisata Desa Candirejo dapat berkembang secara berkelanjutan. Kami berharap peningkatan kapasitas ini dapat mendukung kualitas dan keamanan layanan wisata sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar," ujar Munawwar dalam pernyataan yang dikutip Rabu 2 September 2026.

Program pelatihan ini mencakup materi komprehensif mulai dari keselamatan air, pemanduan wisata, penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja, hingga sertifikasi profesional Pemandu Wisata Rafting bekerja sama dengan lembaga pelatihan terakreditasi. Standarisasi ketat ini dinilai krusial untuk mendongkrak kepercayaan wisatawan sekaligus memperpanjang durasi tinggal (length of stay) pengunjung di kawasan tersebut.

Manager PLN UP2B Jateng dan DIY, Rachmat Hidayat, menambahkan bahwa kesiapan operasional yang matang akan langsung berdampak pada perputaran roda ekonomi lokal di tingkat akar rumput.

"Keselamatan dan kualitas pelayanan menjadi hal yang penting dalam pengelolaan wisata arung jeram. Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, kami berharap para pengelola memiliki kompetensi yang semakin baik sehingga mampu memberikan rasa aman dan pengalaman wisata yang berkualitas bagi pengunjung," ungkap Rachmat.

Ketua Pokdarwis Desa Wisata Candirejo, Muhammad Zamroni, menyambut baik intervensi strategis ini karena memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga yang menggantungkan hidupnya pada sektor pariwisata.

"Program ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama dalam meningkatkan pemahaman mengenai keselamatan dan pelayanan wisata. Dengan adanya pelatihan dan sertifikasi, kami semakin siap mengelola wisata arung jeram Pesona Garda secara profesional dan aman, termasuk dalam menyambut PORPROV Jawa Tengah 2026," ujar Zamroni.

Melalui sinergi lintas sektor ini, Desa Wisata Candirejo tidak hanya bersiap menyukseskan agenda olahraga regional, tetapi juga membangun fondasi ekonomi kerakyatan yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing global melalui optimalisasi potensi pariwisata berbasis komunitas.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya