Berita

Militer AS serang target militer Iran (Unggahan akun X @CENTCOM)

Dunia

AS Serang Iran: Korban Sipil Berjatuhan, Teheran Janji Membalas

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 07:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketegangan Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas setelah militer AS melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target militer Iran. 

Serangan tersebut juga dilaporkan mengenai sebuah rumah di wilayah Sirik yang menurut otoritas Iran tengah digunakan untuk menggelar acara pernikahan.

Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) menyatakan pasukannya telah menyelesaikan gelombang serangan terhadap target militer Iran pada Selasa 1 September 2026.


Menurut CENTCOM, sasaran serangan mencakup sejumlah fasilitas milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), termasuk situs pertahanan udara, sistem radar, aset dan fasilitas maritim, kemampuan peletakan ranjau, serta fasilitas komunikasi.

CENTCOM menyebut operasi tersebut dilakukan setelah IRGC sebelumnya dituding melakukan upaya serangan terhadap kapal komersial di Selat Hormuz serta personel militer AS di kawasan tersebut.

“Pasukan AS menyerang target IRGC termasuk situs pertahanan udara, sistem radar, aset dan fasilitas maritim, kemampuan pemasangan ranjau, dan situs komunikasi,” kata CENTCOM.

Namun, serangan tersebut juga dilaporkan menimbulkan korban sipil.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan sebuah rumah di Kabupaten Sirik terkena serangan. Menurut pihak Iran, rumah tersebut sedang digunakan untuk acara pernikahan.

Otoritas Iran melaporkan sedikitnya empat hingga lima orang tewas, termasuk seorang anak, sementara lebih dari 50 orang lainnya terluka. Jumlah korban masih dapat berubah seiring proses evakuasi dan penanganan di lokasi. 

Baqaei menyebut insiden tersebut sebagai bagian dari gelombang serangan AS yang lebih luas di sejumlah wilayah Iran, termasuk Minab, Lamerd, dan Qeshm.

Ia menegaskan Teheran tidak akan tinggal diam menghadapi serangan tersebut.

“Kami akan merespons dengan tegas,” ujarnya. 

Ancaman tersebut kemudian diikuti laporan mengenai serangan balasan Iran. Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan telah melancarkan serangan rudal balistik terhadap fasilitas militer AS di Yordania sebagai respons atas serangan Amerika. Klaim mengenai dampak serangan tersebut belum sepenuhnya dikonfirmasi secara independen. 

Rangkaian serangan ini menandai kembali meningkatnya konfrontasi langsung AS-Iran setelah sempat terjadi jeda dalam aksi militer. Eskalasi tersebut juga kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah, terutama di sekitar Selat Hormuz yang merupakan jalur penting bagi perdagangan energi global.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya