Berita

Saksi Saiful Bahri di Pengadilan Tipikor Jakarta. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

Terungkap, Asrul Azis Taba Titip 406 Ribu Dolar AS ke Gus Alex Lewat 'Bajak Laut'

SELASA, 01 SEPTEMBER 2026 | 20:05 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mantan Staf Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saiful Bahri mengaku pernah menerima titipan uang sebesar 406 ribu Dolar AS yang ditujukan untuk mantan Staf Khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex.

Pengakuan tersebut disampaikan Saiful saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan korupsi kuota haji dengan terdakwa Asrul Azis Taba di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa, 1 September 2026. Asrul merupakan Komisaris PT Raudhah Eksati Utama sekaligus Ketua Umum Kesthuri.

Sebelum agenda pemeriksaan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) sempat mengonfirmasi identitas Saiful Bahri yang punya sebutan lain, yakni 'Bajak Laut'.


"Pak Saiful Bahri alias Pak Bahar alias, apa benar Pak, alias Bajak Laut?" kata JPU dan dibenarkan oleh Saiful Bahri.

Dalam kesaksiannya, Saiful menceritakan peristiwa pada 2024. Saat itu ia menerima pesan WhatsApp yang memintanya mengambil titipan di sebuah kantor kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

Awalnya, ia mengira titipan tersebut hanya berupa dokumen atau barang biasa untuk Gus Alex. Namun saat koper titipan dibuka, ia terkejut menemukan tumpukan uang tunai.

"Makanya saya buka, itu ada tulisan 406.000 Dolar AS," kata Saiful di hadapan majelis hakim.

"Bentuknya betul-betul uang?" tanya JPU KPK meyakinkan.

"Iya betul uang," jawab Saiful.

Usai menerima barang tersebut, Saiful melapor kepada Gus Alex. Menurut pengakuannya, Gus Alex sempat memintanya mencari tahu asal-usul uang itu dan mencoba mengembalikannya. Lantaran pihak penitip tak bisa dihubungi kembali via WhatsApp, uang tersebut akhirnya tetap dipegang oleh Saiful.

"Beliau (Gus Alex) itu mencari jalan untuk mengembalikan... 'Kamu pegang dulu,' katanya gitu," ujar Saiful.

Belakangan, Saiful baru mengetahui bahwa sosok yang menitipkan uang ratusan ribu Dolar AS tersebut adalah terdakwa Asrul Azis Taba.

"Saya juga belum pernah lihat uang sebanyak ini. (Kata Gus Alex) 'Oh ya, yang menghubungi itu Pak Asrul'," imbuhnya.

Menanggapi kesaksian tersebut, terdakwa Asrul Azis Taba langsung menyampaikan bantahan. Ia menepis klaim Saiful yang mengaku mengambil langsung uang tersebut darinya.

"Pernyataan ini tidak benar, bukan dia yang masuk (ke ruang kantor), yang masuk orang lain," tegas Asrul.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya