Berita

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Muchlis M Hanafi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Nusantara

MTQ Naik Kelas: Ada Mushaf Isyarat, Seminar AI hingga Dewan Etik

SELASA, 01 SEPTEMBER 2026 | 14:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXXI di Semarang, Jawa Tengah, terus dimatangkan. Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan berbagai aspek teknis dan nonteknis untuk memastikan agenda nasional yang berlangsung pada 11-20 September 2026 tersebut berjalan lancar.

MTQN XXXI tidak hanya diisi berbagai cabang perlombaan. Kemenag juga mendorong MTQ menjadi bagian dari ekosistem keilmuan Al Quran yang mencakup pemahaman, seni, inklusivitas, hingga penguatan integritas penyelenggaraan.

Salah satu terobosan tahun ini adalah ekshibisi Tilawah Mushaf Al Quran Isyarat bagi penyandang tuli. Sebanyak 24 peserta dari 14 komunitas di delapan provinsi akan mengikuti ekshibisi tersebut pada 14-16 September 2026.


Peserta berasal dari komunitas di Jawa Barat, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jambi, dan Sulawesi Selatan. Mereka tergabung dalam Asosiasi Tuli Muslim Indonesia.

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Muchlis M Hanafi mengatakan, kehadiran Mushaf Isyarat melanjutkan upaya standardisasi mushaf agar penyandang disabilitas memiliki akses yang lebih seragam dalam mempelajari Al Quran.

“Sekarang menyusul Mushaf Isyarat. Di tahun 2026 ini kita akan melakukan ekshibisi dan responsnya cukup bagus,” kata Muchlis, kepada media di kantor Kementerian Agama, Jakarta. Selasa 1 September 2026.

MTQN XXXI juga akan diramaikan seminar internasional pada 13 September 2026 di Universitas Negeri Semarang. Seminar tersebut mengangkat tema “Menebar Cahaya Al Quran di Era Kecerdasan Buatan (AI): Transformasi Digital dari Jawa Tengah untuk Indonesia Emas 2045”.

Menurut Muchlis, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas makna MTQ. Cabang-cabang yang ada saat ini tidak hanya menguji kemampuan melantunkan ayat, tetapi juga mencakup pemahaman dan kajian Al Quran.

“MTQ ini bukan sekadar ajang perlombaan, tapi MTQ ini sebagai ekosistem keilmuan Al Quran. Ini yang ingin kita bangun,” ujarnya.

Ekosistem itu terlihat dari beragam cabang, mulai dari hafalan, tafsir, Fahmil Quran, Syarhil Quran, karya tulis ilmiah Al Quran hingga kaligrafi.

Kemenag juga menyiapkan Majelis Kode Etik Dewan Hakim untuk memastikan proses penjurian berlangsung transparan, akuntabel, dan berintegritas. Pembentukan majelis tersebut merupakan mandat Peraturan Menteri Agama tentang MTQ.

Dengan berbagai agenda tersebut, MTQN XXXI diarahkan tidak berhenti sebagai kompetisi tahunan. Ajang ini sekaligus menjadi ruang memperluas akses terhadap Al Quran, memperdalam keilmuan, merespons perkembangan teknologi, serta memperkuat tata kelola penyelenggaraan MTQ.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya