Berita

Ketua Dewan Kehormatan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Dewi Motik. (Foto: Dok. IWAPI)

Politik

Dua Caketum Lolos Verifikasi, Dewi Motik Wanti-Wanti Munas IWAPI Harus Fair

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 21:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pendiri Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) sekaligus Ketua Dewan Kehormatan, Dewi Motik menyambut baik munculnya dua kandidat calon ketua umum (caketum) yang akan bertarung dalam Musyawarah Nasional (Munas) IWAPI pada November 2026 mendatang.

Dua figur yang telah resmi mendaftar dan dinyatakan lolos verifikasi persyaratan yakni Hana Hasanah Fadel Muhammad dan Dra. Tatyana Sentani Sutara.

Dewi Motik menegaskan, kehadiran dua calon tersebut merupakan cermin dari proses demokratisasi yang sehat di internal organisasi. Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) Munas pun telah memverifikasi 12 syarat wajib sesuai AD/ART.


"Saya sudah mendengar bahwa kedua calon telah memenuhi persyaratan sesuai yang telah dikeluarkan SC. Selanjutnya, biarkan dinamika berlangsung secara sehat di IWAPI," kata Dewi Motik dalam konferensi pers di D’Rumah Kita Resto, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 31 Agustus 2026.

Dalam kesempatan itu, Dewi Motik juga meluruskan isu terkait keabsahan sertifikat pelatihan salah satu caketum, Hana Hasanah Fadel Muhammad. Ia menegaskan sertifikat tersebut sah usai pelatihan yang diikuti pada Februari lalu.

"Sertifikat pelatihan Ibu Hana itu betul, sesuai dengan pelatihan yang diikuti pada bulan Februari. Saya memang dari dulu selalu membuat pelatihan serta mengeluarkan sertifikat, sehingga hal itu tidak menjadi masalah," jelasnya.

Tokoh pengusaha senior ini berharap seluruh tahapan Munas IWAPI dapat berjalan lancar, aman, dan damai tanpa memicu perpecahan. Ia meminta panitia pelaksana untuk tetap netral dan menjamin kompetisi berjalan secara adil.

"Sebagai pendiri, saya berharap semua tahapan berjalan dengan baik, fair, dan demokratis. Panitia juga harus bekerja secara adil bagi semua calon demi kemajuan IWAPI ke depan," tutupnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya