Berita

Brigjen Hengki Haryadi ditunjuk jadi Kapolda Papua Barat Daya. (Foto: Ist)

Presisi

Dua Kali Ringkus Hercules, Brigjen Hengki Haryadi Kini jadi Kapolda Papua Barat Daya

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 18:05 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi dan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) di lingkungan Polri.

Salah satu nama yang menyedot perhatian publik adalah Brigjen Hengki Haryadi. Mantan Dirkrimum Polda Metro Jaya tersebut kini resmi ditunjuk menjabat sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1877/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026 yang ditandatangani Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo.


Hengki yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Riau menggantikan posisi Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru. Uniknya, baik Hengki maupun Audie Latuheru sama-sama merupakan mantan Kapolres Metro Jakarta Barat.

Sementara posisi Wakapolda Riau yang ditinggalkan Hengki kini diserahterimakan kepada Brigjen Simson Zet Ringu.

Penunjukan Hengki sebagai Kapolda di wilayah pemekaran Papua Barat Daya ini kian menguatkan rekam jejaknya yang moncer di dunia reserse. Alumni Akpol 1996 dan SMA Taruna Nusantara 1993 ini dikenal sebagai perwira polisi bernyali besar dan kerap berhadapan langsung dengan aksi premanisme di ibu kota.

Salah satu rekam jejak paling ikonik dari sosok Brigjen Hengki Haryadi adalah keberaniannya meringkus tokoh pimpinan kelompok preman, Rosario de Marshal alias Hercules.

Pada 2013 lalu, saat masih berpangkat AKBP dan menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Hengki memimpin langsung penangkapan Hercules dan kelompoknya atas dugaan tindak pidana pemerasan serta pengancaman.

Ketegasannya tak berhenti di situ. Pada 2018, saat dipercaya menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat, Hengki kembali mencokok Hercules terkait kasus penguasaan lahan ilegal dan tindakan intimidasi di wilayah Kalideres.

Selain menorehkan prestasi dalam pemberantasan premanisme di Jakarta Barat, karier Hengki terus melesat. Berbagai posisi strategis pernah diembannya, seperti Kapolres Metro Jakarta Pusat hingga Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, sebelum akhirnya dipercaya memimpin kepolisian di Papua Barat Daya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya