Berita

Gedung BRI di Jakarta. (Foto: BRI)

Bisnis

BRI Kucurkan KUR Rp103,8 Triliun kepada 2 Juta Debitur

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 14:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp103,8 triliun kepada lebih dari dua juta debitur hingga Juni 2026.

Direktur Utama BRI Hery Gunadi mengatakan, secara kumulatif sejak 2015 hingga Juni 2026, total penyaluran KUR BRI telah mencapai Rp1.539 triliun dengan menjangkau 48,4 juta nasabah.

Menurutnya, penyaluran ini tidak hanya berorientasi pada pembiayaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya BRI dalam mendorong pengembangan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).


"Kami ingin menciptakan siklus pertumbuhan yang berkelanjutan: UMKM memperoleh akses keuangan, mendapatkan pemberdayaan dan pendampingan, meningkatkan kapasitas usahanya, kemudian naik kelas dan semakin terintegrasi ke dalam ekosistem ekonomi yang lebih besar,” kata Hery dalam konferensi pers virtual, Senin 31 Agustus 2026. 

Hery menegaskan, ekspansi bisnis BRI tetap diarahkan untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku UMKM.

"BRI tetap konsisten menjadikan UMKM sebagai core business. Kami percaya pertumbuhan BRI harus berjalan beriringan dengan pertumbuhan pelaku usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat,” kata Hery.

Menurutnya, dukungan tersebut juga dilakukan melalui skema pendampingan dan pemberdayaan desa secara menyeluruh. Hingga Juni 2026, program Desa BRILiaN telah membina lebih dari 5.700 desa di seluruh Indonesia. 

Sementara program pemberdayaan berbasis komunitas Klasterku Hidupku telah menjangkau lebih dari 44 ribu klaster usaha.

Di sisi digital, platform LinkUMKM telah dimanfaatkan sekitar 17,3 juta pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas bisnis. Adapun fasilitas Rumah BUMN telah melibatkan sekitar 596 ribu pelaku UMKM hingga pertengahan 2026.

Sementara itu, hingga akhir kuartal II-2026, total kredit UMKM BRI mencapai Rp1.235,4 triliun. Angka tersebut tumbuh 8,6 persen secara tahunan dan mengambil porsi 75,1 persen dari total portofolio kredit dan pembiayaan BRI Group.

Hery mengatakan, besarnya porsi kredit UMKM menunjukkan bahwa transformasi dan diversifikasi bisnis BRI tidak mengubah fokus perseroan sebagai bank yang tumbuh bersama ekonomi kerakyatan.

“Pada akhirnya, keberhasilan BRI tidak hanya kami ukur dari pertumbuhan aset, kredit, maupun laba. Yang juga penting adalah seberapa besar pertumbuhan tersebut mampu menciptakan nilai, membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk berkembang, dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” pungkas Hery.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya