Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Penjualan Naik, Laba CRAB Justru Tertekan 53 Persen

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 11:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Toba Surimi Industries Tbk (CRAB), emiten yang bergerak di industri pengolahan dan pengawetan hasil perikanan, membukukan penjualan bersih Rp322,14 miliar pada semester I 2026. Penjualan tersebut naik dari Rp298,29 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pantauan RMOL, Senin 31 Agustus 2026, berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan berupa laporan keuangan interim per 30 Juni 2026, kenaikan penjualan belum mampu mengangkat laba. Laba bersih CRAB justru turun 53,24 persen menjadi Rp3,94 miliar dari Rp8,43 miliar pada semester I 2025. Laporan keuangan tersebut berstatus tidak diaudit.  

Tekanan terhadap laba terutama terlihat dari kenaikan harga pokok penjualan yang mencapai Rp302,16 miliar, dibandingkan Rp261,96 miliar setahun sebelumnya. Akibatnya, laba bruto turun menjadi Rp19,98 miliar dari Rp36,33 miliar.


Laba operasi juga menyusut menjadi Rp6,59 miliar dari Rp10,94 miliar. Di saat yang sama, beban keuangan meningkat tajam menjadi Rp2,11 miliar dari Rp191,79 juta. 

Di sisi neraca, total aset CRAB per 30 Juni 2026 tercatat Rp367,79 miliar, naik 28,88 persen dari Rp285,36 miliar pada akhir 2025. 

Dalam surat penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia, perusahaan menyebut kenaikan aset terutama dipengaruhi pertumbuhan kas dan setara kas sebesar Rp85,16 miliar serta kenaikan uang muka dan biaya dibayar di muka sebesar Rp13,35 miliar. 

Posisi kas dan bank pada akhir Juni 2026 mencapai Rp128,92 miliar, jauh di atas Rp43,76 miliar pada akhir 2025. Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi selama semester I 2026 juga mencapai Rp58,46 miliar. 

Sementara itu, total liabilitas meningkat 167,91 persen menjadi Rp125,23 miliar dari Rp46,74 miliar pada akhir 2025. Perusahaan menjelaskan kenaikan tersebut terutama berasal dari peningkatan utang bank sebesar Rp31,47 miliar dan utang usaha sebesar Rp35,54 miliar. 

Dalam laporan posisi keuangan, utang bank jangka pendek tercatat Rp11,16 miliar pada 30 Juni 2026. Sementara utang usaha kepada pihak ketiga mencapai Rp75,53 miliar.

CRAB juga mencatat uang muka pelanggan atas penjualan ekspor sebesar Rp19,17 miliar, meningkat dari Rp9,87 miliar pada akhir 2025. 

Adapun ekuitas perusahaan pada akhir Juni 2026 mencapai Rp242,56 miliar, naik dari Rp238,62 miliar pada akhir 2025.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya