Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Antam Kantongi Laba Rp6,91 Triliun, Perhatian Beralih ke Arus Kas

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 07:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Laba besar selalu terlihat mengesankan di laporan keuangan. Namun, angka laba mungkin bukan satu-satunya ukuran yang menentukan seberapa sehat kinerja perusahaan. 

Setelah mencatat keuntungan triliunan Rupiah, PT ANTAM (Persero) Tbk perlu melihat bahwa tantangan berikutnya adalah memastikan keuntungan tersebut benar-benar mengalir menjadi kas.

Sepanjang semester I 2026, Antam mencatat laba bersih sebesar Rp6,91 triliun. Angka ini melonjak 34 persen dibandingkan laba Rp5,14 triliun pada periode yang sama tahun lalu.


Kinerja operasional juga ikut menguat. EBITDA Antam naik 35 persen menjadi Rp9,62 triliun, dari sebelumnya Rp7,11 triliun.

Direktur Utama Antam Untung Budiharto mengatakan peningkatan tersebut tidak terlepas dari perbaikan operasional serta kedisiplinan perusahaan dalam mengelola modal kerja, arus kas, dan likuiditas.

“Pada semester I 2026, perusahaan mampu mempertahankan kinerja keuangan yang positif, didukung oleh penguatan kinerja operasional serta penerapan disiplin pengelolaan modal kerja, arus kas, dan likuiditas secara konsisten,” ujar Untung dalam keterbukaan informasi Antam, dikutip redaksi di Jakarta, Senin 31 Agustus 2026. 

Pertumbuhan juga terlihat pada sejumlah pos utama laporan laba rugi. Laba kotor mencapai Rp10,85 triliun, naik 32 persen dari Rp8,24 triliun pada semester I 2025. Sementara laba usaha tumbuh lebih tinggi, yakni 38 persen menjadi Rp8,44 triliun dari Rp6,14 triliun.

Penghasilan lain-lain pun meningkat 41 persen menjadi Rp559,37 miliar dari Rp395,42 miliar. Kenaikan ini terutama berasal dari laba selisih kurs dan bagian keuntungan entitas asosiasi.

Dengan kinerja tersebut, laba bersih per saham dasar Antam mencapai Rp265,85, naik 36 persen dibandingkan Rp195,43 pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, di balik sederet angka pertumbuhan itu, Antam memberikan perhatian khusus pada kemampuan perusahaan mengubah keuntungan menjadi uang tunai.

Perseroan memperketat pengelolaan modal kerja dan persediaan sekaligus mengoptimalkan cash conversion, yakni kemampuan mengubah penjualan dan laba menjadi kas. Antam juga mencatat adanya perbaikan arus kas bersih dari aktivitas operasi dibandingkan posisi kuartal I 2026.

Dari sisi neraca, total aset Antam pada semester I 2026 mencapai Rp61,27 triliun, tumbuh 27 persen dari Rp48,38 triliun setahun sebelumnya. Ekuitas juga naik 14 persen menjadi Rp38,53 triliun dari Rp33,71 triliun.

Sementara itu, kas dan setara kas yang dimiliki Antam mencapai Rp9,23 triliun. Posisi kas tersebut menjadi penyangga penting bagi perusahaan untuk membiayai kebutuhan operasional, menjaga likuiditas, sekaligus memberikan ruang dalam menjalankan proyek-proyek strategis.

Semester I 2026 bukan hanya menjadi periode ketika Antam membukukan pertumbuhan laba yang kuat, tapi juga menjadi momentum bagi perusahaan untuk memastikan pertumbuhan tersebut didukung oleh arus kas yang semakin sehat.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika, Martin Kembali ke Puncak Klasemen

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:27

Prabowo dan El-Sisi Kecam Keras Pembangunan Permukiman Ilegal Israel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:20

Gus Lilur Minta KPK Usut Dugaan Aliran Dolar di Muktamar NU

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:06

Quiles Juara Moto3 Mandalika, Veda Ega Finis Keenam

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:52

Koperasi Didorong Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:44

Mesir Tambah Beasiswa untuk Mahasiswa Kedokteran, Teknik, dan Sains Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:42

20 Kapolres dan Kapolresta Pulau Jawa Dirombak Jenderal Suyudi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:33

Prabowo Bidik Penguatan Ekonomi RI-Mesir Lewat Perjanjian Dagang dan Dana Investasi Bersama

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:14

Krisman Harefa Gugat MSIG Life Insurance Indonesia Rp1 Miliar ke PN Jaksel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:11

Muzakarah Tauhid Sufi Jadi Momentum Perkuat Persatuan Umat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:01

Selengkapnya