Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Ketua Umum Perkumpulan Anak Jokowi (Pajo) dan Solidaritas Hukum, Siber dan UMKM (SHUSU, Fritz Alor Boy. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Dibocorkan Relawan: Pertemuan Budi Arie Cs dan Jokowi Bahas Ijazah, Bukan Prabowo

KAMIS, 27 AGUSTUS 2026 | 00:33 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pertemuan Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias dengan sejumlah organ relawan, termasuk Ketua Umum organisasi relawan Jokowi, Projo, Budi Arie Setiadi, baru-baru ini dipastikan tidak membahas Presiden Prabowo Subianto-Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Demikian bocoran yang disampaikan Ketua Umum Perkumpulan Anak Jokowi (Pajo) dan Solidaritas Hukum, Siber dan UMKM (SHUSU, Fritz Alor Boy yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.

"Pertemuan dengan Jokowi hanya silahturahmi dan membahas soal ijazah  serta evaluasi kunjungan di Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan yang akan datang," kata Fritz kepada RMOL, Kamis 27 Agustus 2026.


Terkait pernyataan Budi Arie yang viral, Fritz menegaskan bahwa hal itu tidak mewakili seluruh relawan Jokowi.

"Termasuk tidak mewakili Jokowi. Itu pernyataan pribadi Budi Arie," kata Fritz.

Ia meminta publik tidak menafsirkan secara liar terkait omongan Budi Arie.

"Kalau mau menilai silakan saja asalkan memiliki informasi yang utuh," kata Fritz.

Fritz menjelaskan bahwa Jokowi telah meminta seluruh relawan untuk mendukung Prabowo-Gibran sampai 2029.

"Relawan tetap fokus mendukung Prabowo-Gibran sampai 2029," pungkas Fritz.

Sebelumnya, dalam sebuah video yang beredar, Budi Arie berbicara kemungkinan momentum politik dan pemilu berlangsung lebih cepat. Video ini viral di media sosial.

Dalam rekaman itu, Budi tampak berada di sebuah forum. Ia duduk di samping Joko Widodo.

"Tadi saya sudah bisikkan ke Pak Jokowi, 'Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?' Apakah kita mau? Belum tentu kita mau," kata Budi Arie.

"Kita masih ngomong, 'Oh ini Pemilu 2029, Pemilu 2029'. Kalau terjadi percepatan bagaimana? Kita siap enggak?" sambungnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya