Berita

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam sebuah diskusi. (Foto: tangkapan layar)

Politik

Roy Suryo: Omongan Budi Arie Berbahaya!

RABU, 26 AGUSTUS 2026 | 05:59 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pakar telematika Roy Suryo angkat suara soal viralnya potongan video yang memperlihatkan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi saat berbicara di samping Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi mengenai kemungkinan percepatan konstelasi politik sebelum Pemilu 2029.

Dalam video tersebut, Budi Arie menyinggung insting politiknya terkait kemungkinan terjadinya percepatan agenda politik.

"Itu merupakan pernyataan yang berbahaya dan bahkan terindikasi bisa makar dengan menunggangi aksi-aksi masyarakat dalam waktu dekat sebelum 2029," kata Roy, dikutip Rabu 26 Agustus 2026. 


Yang mengherankan, kata Roy, Jokowi yang duduk di samping Budi Arie terlihat diam saja.

"Jadi, tidak bisa disalahkan bila ada yang berpendapat Jokowi merupakan mastermind pernyataan Budi Arie tersebut," kata Roy.

Bukan cuma itu, Roy menyesalkan sikap aparat intelijen yang tidak merespons serius video viral Budi Arie tersebut.

"Seharusnya Budi Arie minimal bisa dimintai keterangannya. Apa maksud dan tujuan pernyataan tersebut, karena sudah menimbulkan keresahan dan membuat gaduh masyarakat jelang demo 27 Agustus 2026," pungkas Roy.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya