Berita

Desa Energi Berdikari (DEB) Pertamina di Boyolali. (Foto: Humas Pertamina)

Nusantara

DEB Pertamina Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas di Boyolali

SELASA, 25 AGUSTUS 2026 | 19:54 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Keterbatasan fisik sering menjadikan penyandang disabilitas kesulitan untuk mandiri. Namun, dengan pendekatan yang tepat, Kelompok Pandawa Patra, berhasil membukakan jalan bagi para penyandang disabilitas untuk bergerak maju.
 
Local hero Pandawa Patra, Haryono, menjelaskan bahwa kelompok yang dirintis pada 2017, dulu hanya terdiri dari tujuh anggota penyandang disabilitas. Saat itu, keterbatasan fasilitas dan akses terhadap pelatihan menjadi tantangan utama dalam mengembangkan kegiatan kelompok.
 
“Kami cukup kesulitan memberikan edukasi kepada teman-teman disabilitas karena keterbatasan fasilitas. Kegiatan belajar masih dilakukan di rumah dengan skala yang sangat kecil. Tempat berkumpul pun sangat terbatas,” kata Haryono dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 25 Agustus 2026.
 

 
Perubahan mulai dirasakan pada akhir tahun 2021, saat itu, Pandawa Patra mendapatkan pendampingan dari Pertamina. Sebelum menjalankan program, Pertamina bersama kelompok melakukan pemetaan kebutuhan dan potensi anggota.

Akhirnya diputuskan konsep integrated farming sebagai solusi. Program ini mengintegrasikan sektor pertanian dan peternakan sebagai media pembelajaran sekaligus pemberdayaan ekonomi secara berkelanjutan.
 
Menurut Haryono, langkah tersebut menjadi pembeda karena program tidak berhenti pada pemberian bantuan, melainkan memperkuat kapasitas kelompok melalui proses pendampingan yang berkelanjutan.
 
“Pertamina tidak langsung memberikan bantuan, tetapi lebih dulu berdiskusi, memetakan kebutuhan kami, lalu menyusun program yang sesuai dengan kondisi anggota,” jelasnya.
 
Melalui berbagai pelatihan di bidang pertanian dan peternakan, kelompok ini tidak hanya membekali anggota dengan keterampilan baru, tetapi juga menanamkan keberanian untuk mencoba, belajar, dan berkembang.
 
Kelompok berhasil memberdayakan penyandang disabilitas dan keluarga rentan dengan meningkatkan kapasitas dan kepercayaan diri untuk berkarya.
 
Kini Pandawa Patra telah memiliki 29 anggota, yang terdiri dari 24 penyandang disabilitas beserta keluarganya, sedangkan lima lainnya adalah keluarga rentan.
 
“Di sini kami selalu mengatakan kepada teman-teman bahwa Pandawa Patra bukan tempat mencari uang, tetapi tempat belajar. Kalau ingin gagal, silakan gagal di sini. Ketika kembali ke rumah, mereka harus sudah siap dan percaya diri untuk berhasil,” tegasnya.
 
Martuti (42), salah seorang anggota Pandawa Patra mengaku sangat bersyukur, ia dan anaknya, Bagas Suprianto (21) yang merupakan seorang penyandang disabilitas, bisa tergabung dalam kelompok. Melalui wadah ini, ia mendapat banyak belajar cara menanam, beternak, hingga manfaat lainnya.
 
Untuk mengembangkan kelompok, Pertamina juga menghadirkan inovasi dengan memanfaatkan biogas limbah kotoran sapi untuk kebutuhan listrik Integrated Farming. Konsep pemanfaatan energi terbarukan ini menjadi roh Desa Energi Berdikari (DEB) Pertamina.
 
DEB merupakan komitmen Pertamina (Persero) untuk mendorong kemandirian masyarakat sekaligus menciptakan pembangunan yang inklusif di berbagai daerah di Indonesia.
 
Salah satu implementasinya, seperti yang dilakukan Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Fuel Terminal (FT) Boyolali kepada Kelompok Pandawa Patra di Desa Keposong, Kecamatan Tamansari, Boyolali, Jawa Tengah.
 
Sementara itu, VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan DEB Pandawa Patra merupakan salah satu DEB yang membuktikan bahwa kemauan untuk mandiri itu bisa diwujudkan oleh siapa saja selama ada kemauan.
 
"Dengan keterbatasan yang mereka miliki, anggota DEB Pandawa Patra menjadi tempat untuk menumbuhkan kemandirian anggota kelompok," tutup Baron.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya