Berita

Politikus PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi. (Foto: Istimewa)

Politik

Sikap Nabi dalam Menegakkan Hukum Patut Diteladani

SELASA, 25 AGUSTUS 2026 | 19:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk kembali meneladani akhlak dan ajaran Rasulullah SAW, termasuk dalam menerapkan prinsip keadilan di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Salah satu keteladanan penting yang diwariskan Rasulullah SAW adalah sikap tegas dalam menegakkan hukum secara adil dan tanpa pandang bulu.

Hal tersebut disampaikan Politikus PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi dalam pesan Maulid Nabi. Ia menegaskan bahwa keadilan hukum merupakan salah satu fondasi penting bagi terciptanya ketertiban, kepercayaan publik, dan stabilitas negara.


“Ketidakadilan hukum sering kali menjadi pemicu ketidakpuasan publik, bahkan dapat mengganggu stabilitas negara. Karena itu, momentum Maulid Nabi harus kita jadikan pengingat untuk kembali meneladani Rasulullah SAW, khususnya dalam menegakkan keadilan,” ujar Habib Aboe, Selasa, 25 Agustus 2026.

Menurutnya, Rasulullah SAW memberikan teladan yang sangat kuat mengenai prinsip kesetaraan di hadapan hukum. Tidak boleh ada perbedaan perlakuan berdasarkan status sosial, kekayaan, kedudukan, maupun hubungan kekerabatan.

“Rasulullah SAW menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Beliau mengajarkan bahwa hukum harus berlaku untuk semua orang. Tidak boleh ada hukum yang hanya keras kepada masyarakat kecil, tetapi lunak kepada mereka yang memiliki kekuasaan, jabatan, atau pengaruh,” tegasnya.

Habib Aboe mengingatkan salah satu hadis yang menggambarkan ketegasan Rasulullah SAW dalam menjunjung prinsip kesetaraan di hadapan hukum. Dalam hadis tersebut, Rasulullah SAW bahkan menegaskan bahwa apabila Fatimah binti Muhammad melakukan pencurian, beliau sendiri yang akan menegakkan hukum terhadapnya.

Ia menilai prinsip tersebut sangat relevan dengan tantangan penegakan hukum saat ini. Aparat penegak hukum, menurutnya, harus memiliki keberanian, integritas, dan independensi dalam menjalankan kewenangannya.

“Pesan ini menjadi pengingat bagi seluruh aparatur penegak hukum agar jangan sampai muncul praktik ‘tajam ke bawah, tumpul ke atas’. Hukum harus berdiri tegak dan berlaku sama bagi siapa pun,” ujar Habib Aboe.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya