Berita

Aliansi Komando Rakyat Jaga Persatuan (KRJP) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat. (Foto: Istimewa)

Politik

Datangi DPR, Aliansi Komando Rakyat Serukan Jaga Persatuan

SENIN, 24 AGUSTUS 2026 | 23:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sekelompok massa yang menamakan diri Aliansi Komando Rakyat Jaga Persatuan (KRJP) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat. Mereka mengimbau seluruh warga untuk bersama-sama menjaga situasi Jakarta agar tetap kondusif.

Aksi ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan demokrasi Indonesia, sekaligus seruan agar setiap perbedaan pandangan dan kritik terhadap pemerintah tetap disampaikan melalui cara-cara yang damai, tertib, konstitusional, dan bertanggung jawab.

Koordinator KRJP Khairul mengatakan, munculnya aksi demonstrasi yang berujung pada tindakan anarkis serta berkembangnya narasi yang mengarah pada upaya menggulingkan pemerintahan 
sebagaimana dikaitkan dengan peristiwa di Nepal perlu menjadi perhatian bersama.

sebagaimana dikaitkan dengan peristiwa di Nepal perlu menjadi perhatian bersama.

"Perbedaan pilihan politik dan pandangan tidak boleh menjadi alasan untuk saling memecah belah," kata Khairul.

Khairul menegaskan pihaknya menolak segala bentuk provokasi, ujaran kebencian, serta upaya yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

"Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat menyampaikan kritik dan aspirasi secara damai, tertib, konstitusional, dan bertanggung jawab, serta menolak tindakan anarkis 
maupun kekerasan," kata Khairul.

Generasi muda juga diharapkan untuk menjadi pelopor perdamaian, persatuan, 
dan demokrasi yang santun, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

"Kami turut mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum mengusut secara menyeluruh setiap pihak yang terbukti menyebarkan provokasi, hasutan, atau narasi yang  mengarah pada upaya menggulingkan pemerintahan secara inkonstitusional," pungkas Khairul.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya