Berita

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal (Foto: RMOL /Faisal Aristama)

Politik

DPR Turun Tangan soal Rekening Aktivis Pati yang Diblokir

SENIN, 24 AGUSTUS 2026 | 13:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan DPR RI memastikan bakal menindaklanjuti polemik pemblokiran rekening Bank Mandiri milik kelompok aktivis Pati yang disebut menjadi tempat menampung donasi masyarakat untuk aksi demonstrasi.

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, pihaknya akan meminta penjelasan langsung kepada Bank Mandiri terkait alasan pemblokiran rekening tersebut. Menurutnya, klarifikasi diperlukan untuk mengetahui apakah terdapat indikasi tertentu dalam lalu lintas transaksi rekening yang menyebabkan pemblokiran.

"Jadi kita nanti konfirmasi ke perbankannya ya, kenapa sampai melakukan apa pemblokiran, bisa jadi kalau misalkan ada indikasi-indikasi ya, lalu lintas transfer itu yang membahayakan atau sumbernya seperti apa, kita akan tanya Bank Mandiri-nya nanti ya. Itu kan dari salah satu bank di Himbara juga kan," kata Cucun kepada wartawan usai menerima perwakilan masyarakat Pati, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 24 Agustus 2026. 


Politikus PKB itu menegaskan, Bank Mandiri merupakan salah satu bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), sehingga persoalan tersebut perlu mendapat penjelasan secara terbuka.

Sebelumnya, muncul informasi mengenai pemblokiran rekening Bank Mandiri milik aliansi aktivis Pati yang disebut menampung donasi warga sekitar Rp80 juta untuk mendukung rencana aksi demonstrasi.

Saat ditanya mengenai kelompok yang menyampaikan aspirasi ke DPR pada hari ini dengan kelompok yang disebut akan menggelar aksi pada 27 Agustus 2026, Cucun memastikan keduanya merupakan kelompok yang berbeda.

"Ya kan saya sudah jelaskan, saya terima ini yang hari ini adalah aspirasi betul-betul yang mereka kepentingannya untuk lokal mereka,” tegasnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Jaga Energi dan Cairan, Tantangan 14.000 Pelari Maybank Marathon 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25

Bawa Hasil Riset UGM ke Bursa, SWAP Bidik Dana Segar Rp45 Miliar Lewat IPO\

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:14

BEI Agendakan RUPSLB, Catat Syarat Kehadirannya

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00

Iran Anggap Negara Pendukung Perang Ekonomi AS sebagai Musuh

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:21

ASBI Laporkan Dugaan Penggelapan ke BEI-OJK, Enam Pihak Jadi Terlapor

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:03

Hasil Penelitian Ungkap Air Galon Guna Ulang Tak Berisiko Kanker

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:02

Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:42

PAN Launching Lapor PAN dan PANsar Murah

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:27

Pertina Bawa Polemik Legalitas ke PTUN dan PN Jakpus

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:14

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT di KRI

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:02

Selengkapnya