Berita

PANggung Rakyat Merdeka dan PANsar Murah di Sekretariat DPD PAN Subang, Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

Politik

PANsar Murah di Subang

Neng Farah: Politik Bukan Sekadar Datang, Foto, Lalu Pulang

SENIN, 24 AGUSTUS 2026 | 12:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kemerdekaan tidak cukup dirayakan dengan kemeriahan. Kemerdekaan harus terasa sampai ke meja makan keluarga.

Pesan itu disampaikan Farah Puteri Nahlia, Anggota DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), saat menyelenggarakan rangkaian PANggung Rakyat Merdeka dan PANsar Murah di Sekretariat DPD PAN Subang,  Jawa Barat.

Farah menegaskan bahwa esensi kegiatan tersebut bukan terletak pada panggung ataupun kemeriahannya. Tetapi memastikan partai politik tetap memiliki kaki yang berpijak di tengah masyarakat dan kehadirannya dapat dirasakan secara konkret.


“Politik jangan hanya hadir ketika rakyat memilih. Kita boleh berbicara tentang gagasan besar di Jakarta, tetapi pada akhirnya ukuran keberpihakan adalah apakah kehadiran kita benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Farah dalam keterangan tertulis, Senin 24 Agustus 2026.

Melalui PANsar Murah, Neng Farah di Subang menyediakan 500 paket kebutuhan pokok yang masing-masing berisi dua liter minyak goreng dan dua kilogram beras. Paket dengan estimasi nilai pasar sekitar Rp75.000 tersebut dapat ditebus masyarakat hanya dengan Rp5.000.

Farah mengatakan program tersebut memang sederhana jika dilihat dari skala ekonomi nasional. Namun, baginya, justru dari langkah-langkah sederhana itulah politik dapat menjaga hubungannya dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Selama lebih dari 7 tahun, politik yang saya jalankan bukanlah politik “datang-foto–pulang”. Sesuai amanah Ketum PAN, yang dijalankan ialah politik yang datang, mendengar, bekerja, lalu kembali lagi,” ujarnya.

Selain PANsar Murah, masyarakat mengikuti berbagai permainan rakyat secara gratis dalam PANggung Rakyat Merdeka. 

Berbagai kebutuhan rumah tangga seperti televisi, sepeda, dispenser, kompor, kipas angin, rice cooker, dan setrika juga disiapkan sebagai hadiah dan doorprize.

Farah menegaskan bahwa kegembiraan tersebut merupakan ruang untuk mempererat hubungan sosial, sementara substansi terpentingnya tetap pada kedekatan dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

"Peringatan kemerdekaan merupakan momentum untuk mengingat kembali alasan keberadaan politik yaitu untuk memperjuangkan kehidupan masyarakat menjadi lebih baik," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Jaga Energi dan Cairan, Tantangan 14.000 Pelari Maybank Marathon 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25

Bawa Hasil Riset UGM ke Bursa, SWAP Bidik Dana Segar Rp45 Miliar Lewat IPO\

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:14

BEI Agendakan RUPSLB, Catat Syarat Kehadirannya

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00

Iran Anggap Negara Pendukung Perang Ekonomi AS sebagai Musuh

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:21

ASBI Laporkan Dugaan Penggelapan ke BEI-OJK, Enam Pihak Jadi Terlapor

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:03

Hasil Penelitian Ungkap Air Galon Guna Ulang Tak Berisiko Kanker

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:02

Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:42

PAN Launching Lapor PAN dan PANsar Murah

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:27

Pertina Bawa Polemik Legalitas ke PTUN dan PN Jakpus

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:14

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT di KRI

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:02

Selengkapnya