Berita

makam Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). (Foto: Istimewa)

Nusantara

Ziarah Makam Gus Dur Dibuka 24 Jam Selama Muktamar NU

SENIN, 24 AGUSTUS 2026 | 10:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menyambut Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, membuka akses ziarah ke makam Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan pendiri NU KH Hasyim Asy’ari selama 24 jam penuh.

Kebijakan khusus tersebut diberlakukan selama pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada 27–31 Agustus 2026.

Jika pada hari biasa Pesantren Tebuireng memberlakukan pembatasan jam ziarah, yakni sesi pagi pukul 08.00–15.00 WIB dan sesi malam pukul 20.00–02.00 WIB. Namun, khusus selama gelaran muktamar berlangsung, seluruh jadwal pembatasan tersebut ditiadakan.


"Kami membuka akses makam Pesantren Tebuireng secara penuh, karena kami hendak menghormati para muktamirin yang hendak berziarah ke Tebuireng. Selama muktamar nanti ziarah akan dibuka 24 jam. Tidak ada waktu yang dilarang untuk berziarah," ujar Mudir V Bidang Pendidikan Formal Pesantren Tebuireng, KH Achmad Roziqi, Senin, 24 Agustus 2026.

Keputusan ini juga dilandasi oleh prediksi lonjakan besar peziarah dari berbagai daerah. Pengalaman pada gelaran besar NU sebelumnya, seperti Peringatan 1 Abad NU di Sidoarjo, menunjukkan peningkatan tajam arus peziarah yang datang ke Tebuireng.

Guna menjaga ketertiban, keamanan, dan kondusivitas di lingkungan pesantren, pihak pengelola telah menyiapkan skema rekayasa alur peziarah. Para peziarah nantinya akan diarahkan masuk melalui pintu belakang kawasan pesantren.
Selain itu, Pesantren Tebuireng menerjunkan tim keamanan yang berjaga secara bergantian selama 24 jam nonstop.

Langkah penataan alur dan pengamanan ketat ini disiapkan agar tingginya antusiasme peziarah dari berbagai wilayah Indonesia tidak mengganggu kegiatan belajar dan mengaji para santri yang tetap berjalan di dalam kompleks pesantren.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya