Berita

Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Global

Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Negara Tetangga, Menlu Buka Komunikasi

MINGGU, 23 AGUSTUS 2026 | 15:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Indonesia memastikan komunikasi dengan negara tetangga dilakukan menyusul dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan yang memicu kabut asap lintas batas.

Menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, komunikasi tersebut dilakukan baik secara informal maupun melalui jalur formal oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono. 

"Kalau secara informal ada, secara formal juga melalui pak menlu tentu ada komunikasi. Makanya kita berusaha secepatnya menangani karhutla," ujarnya dalam konferensi pers di JCC, Minggu, 23 Agustus 2026.


Pemerintah Malaysia sebelumnya menyatakan akan menempuh jalur diplomatik untuk menangani persoalan kabut asap lintas batas yang berasal dari karhutla di Indonesia.

Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Mohamad Hasan mengatakan pemerintah Malaysia memandang serius persoalan tersebut. 

Sebagai langkah awal, Menteri Sumber Daya Alam dan Kelestarian Alam Malaysia Datuk Seri Arthur Joseph Kurup akan mengirimkan surat resmi kepada menteri terkait di Indonesia.

Selain jalur bilateral, Malaysia juga membawa persoalan tersebut ke tingkat regional. Mohamad mengatakan surat aduan akan disampaikan kepada Sekretaris Jenderal ASEAN dalam satu hingga dua hari ke depan.

"Mekanisme ASEAN lebih efektif untuk memastikan Sekretariat ASEAN dapat mengoordinasikan upaya bersama antara Malaysia dan Indonesia dalam menangani sumber kebakaran hutan yang berkontribusi terhadap pencemaran udara lintas batas," kata Mohamad, dikutip dari Harian Metro Malaysia, Sabtu 22 Agustus 2026.

Sementara itu, ancaman kabut asap juga menjadi perhatian Singapura menjelang gelaran Formula 1 (F1) Singapura 2026 pada 9-11 Oktober mendatang. 

Penyelenggara Singapore GP dan pemerintah setempat telah menyiapkan langkah kontingensi untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan terhadap jarak pandang, kesehatan masyarakat, maupun operasional perlombaan.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya