Berita

Orientasi Pengenalan Kampus pada mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI). (Foto: Istimewa)

Nusantara

Dirut PTPN IV PalmCo Kuliah Umum di FEB UI

Kampus Adalah Laboratorium Paling Aman untuk Bereksperimen

MINGGU, 23 AGUSTUS 2026 | 12:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mahasiswa  tidak boleh mudah berpuas diri dan hanya mengejar nilai akademis. Tetapi, mahasiswa harus berani mengeksplorasi potensi diri. 

Begitu dikatakan Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa dalam Orientasi Pengenalan Kampus pada mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI).

Ia menekankan bahwa masa perkuliahan bukanlah ajang mengejar nilai, melainkan ruang simulasi untuk menghadapi kegagalan.


"Kampus adalah tempat yang paling aman untuk teman-teman semua bereksperimen. Manfaatkan empat tahun ini sebagai laboratorium," ujar Jatmiko dikutip Minggu 23 Agustus 2026.

Ia membedah realitas bahwa di dunia kerja profesional, sebuah kesalahan bisa berdampak pada sanksi indisipliner hingga pemutusan hubungan kerja. Namun, hal tersebut tidak berlaku di lingkungan akademik. 

"Bikin salah di kampus tidak ada mutasi, tidak ada PHK, tidak dimarahi atasan, dan tidak dipotong gaji. Karena di situlah teman-teman bisa membentuk diri dengan lebih bagus," tambahnya.

Pesan mengenai eksplorasi ini lahir dari refleksi panjang perjalanan karirnya sendiri. Sebagai pucuk pimpinan di PTPN IV Palmco entitas hasil merger 5 perusahaan yang kini mengelola sekitar 600.000 hektar lahan sawit dengan 70.000 karyawan dari Aceh hingga Sulawesi, Jatmiko menyadari bahwa kepemimpinan skala besar menuntut keluwesan beradaptasi dan kemampuan mengelola ekspektasi.

Kepada mahasiswa Gen Z yang kerap dibayangi tuntutan kesuksesan instan, ia berbagi realita bahwa progres karir seorang profesional jarang sekali berjalan lurus. Terdapat momen di mana seseorang harus mengubah haluan ke bidang yang sama sekali tidak direncanakan.

"Manusia kadang berpikir bahwa progres itu akan linier. Tapi tidak. Kalau hari ini kalian belum tahu mau jadi apa, tidak usah khawatir, yang paling penting adalah terus melakukan evaluasi agar kita memahami di mana letak potensi sejati kita," jelasnya.

Masih kata Jatmiko, di luar kecerdasan akademis, dunia industri saat ini sangat membutuhkan talenta muda yang memiliki growth mindset (pola pikir bertumbuh) dan kecerdasan emosional yang matang. Salah satu indikatornya adalah bagaimana merespons sebuah hasil yang tidak sesuai dengan harapan.

"Nilai berapapun atau hasil apapun yang kita terima dalam hidup ini, selama kita sudah berusaha dan berdoa dengan maksimal, terima saja. Apa yang kita dapatkan hari itu adalah apa yang kita butuhkan, yang belum tentu apa yang kita inginkan," pesan Jatmiko.

Ia menutup sesi interaktif tersebut dengan membagikan filosofi kerja yang telah menjaganya tetap bertahan melintasi berbagai krisis dan dinamika industri. Menurutnya, kepintaran saja tidak akan cukup tanpa dedikasi yang utuh.

"Maksimalkan potensi kalian, optimalkan waktu yang ada. Apakah nanti akan menjadi seorang spesialis atau generalis, itu adalah pilihan," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

Penanganan Kabupaten Terdampak Gempa NTT Terus Difokuskan Kemensos

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:21

KPK Ungkap Pengondisian Pembagian Kuota Haji 50:50 Sebelum MoU RI-Arab Saudi

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:16

BNPB Perkuat OMC Tangani Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:02

Iran Pamerkan Pabrik Rudal Balistik Bawah Tanah

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:26

Pasukan Darat dan Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla Kalsel

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:21

KPK Usut Dugaan Korupsi PBJ Era Bupati Bogor Rudy Susmanto

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:13

Prabowo dan Jokowi Hadiri Pernikahan Kasespri Rizky Irmansyah di JCC

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:07

Desa Sade Terbakar, Ini Sejarah dan Asal-usul Masyarakat Suku Sasak

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:52

Ada Gerhana Bulan Sebagian Akhir Agustus 2026, Catat Jadwalnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:43

Karhutla Kalsel, Api Tak Terlihat tapi Gambut Masih Berasap

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:13

Selengkapnya