Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Kemenkop Siapkan Jurus Transformasi Koperasi

MINGGU, 23 AGUSTUS 2026 | 09:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Koperasi (Kemenkop) memastikan mandat dari Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan transformasi dan reformasi besar-besaran terkait koperasi akan dilakukan dengan sungguh-sungguh. Reformasi dan transformasi ini ditujukan agar koperasi kembali eksis dan mampu mengembalikan ekonomi pancasila.

Dalam rangka mewujudkan visi besar Presiden Prabowo tersebut, tiga strategi yang sedang dijalankan Kemenkop yaitu melakukan rebranding koperasi terutama bagi kalangan anak muda, gen Z dan milenial. Di era serba modern dan canggih saat ini, citra koperasi terlupakan dan kerap dianggap sebagai entitas usaha yang kuno atau jadul (jaman dulu).

Hal ini disampaian Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono dalam acara Muktamar V Wahdah Islamiyah bertema Kolaborasi Umat Melalui Koperasi Menuju Indonesia Berkah di Jakarta, Sabtu, 22 Agustus 2026.


"Sekarang kurikulum koperasi kita gencarkan lagi, di beberapa provinsi bahkan sudah memasukkan lagi mata pelajaran ekonomi Pancasila dan koperasi. Semoga koperasi ini bisa dipelajari dan dihayati lagi di lembaga-lembaga pendidikan kita," ujarnya.

Strategi kedua yaitu digitalisasi koperasi di mana Kemenkop bersama berbagai pihak terlibat aktif dalam upaya mendampingi koperasi eksisting untuk memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan kegiatan usahanya. Menurutnya koperasi yang tidak menggunakan teknologi akan tertinggal dengan sendirinya.

Kemudian, Kemenkop juga akan melakukan perbaikan tata kelola koperasi secara menyeluruh karena selama ini koperasi lebih banyak fokus pada aspek kelembagaan saja namun melupakan tugas utamanya yaitu pengembangan bisnis dan usahanya. 

Kegiatan yang bersifat administratif seperti rapat anggota tahunan (RAT) memang sangat penting namun tidak boleh melupakan untuk melaksanakan hasil RAT dan melakukan pengembangan bisnisnya.  

"Sekarang kami juga terus mendorong agar koperasi itu harus membangun pola pengembangan bisnis dan usaha untuk masuk ke sektor produksi kembali ke sektor distribusi, industri dan keuangan," ucapnya.

Selain itu, Kemenkop bersama pihak terkait lainnya juga berkolaborasi dengan pondok pesantren. Kemenkop juga tengah menggagas agar masjid-masjid dapat membentuk entitas usaha berupa koperasi sehingga manfaat keekonomian dapat dirasakan oleh umat atau jamaah masjid.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya