Berita

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Moh Jumhur Hidayat saat melakukan patroli udara bersama Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan pada Sabtu 22 Agustus 2026 (Foto: Istimewa)

Politik

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

SABTU, 22 AGUSTUS 2026 | 14:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kesuksesan Provinsi Riau dalam menekan eskalasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendapat apresiasi langsung dari Menteri Lingkungan Hidup (LH) Moh Jumhur Hidayat. 

Saat melakukan patroli udara bersama Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan pada Sabtu 22 Agustus 2026, Jumhur memastikan situasi di wilayah tersebut sangat terkendali. 

Keberhasilan mitigasi dini lewat kolaborasi pembuatan sekat kanal dan embung terbukti ampuh, salah satunya memadamkan titik api seluas empat hektare di Kampar yang kini sudah berstatus pendinginan.


Meski Riau menunjukkan progres positif, kondisi nasional justru membutuhkan perhatian ekstra. Jumhur mengungkapkan terdapat sekitar 3.800 titik api yang terpantau melonjak drastis dalam dua hari terakhir, menghanguskan total hampir 85.000 hektare lahan di seluruh Indonesia. 

Pemerintah mendeteksi titik api tersebut berada di wilayah konsesi milik 335 perusahaan yang tersebar di Sumatera dan Kalimantan.

"Pemerintah telah melakukan penyegelan terhadap 4 area dan penghentian operasional pada satu fasilitas industri sebagai tindak lanjut temuan titik panas dan emisi," tegas Menteri Jumhur usai pemantauan.

Pemerintah memastikan penegakan hukum berjalan ketat bagi perusahaan nakal yang melanggar edaran larangan pembakaran lahan. Jumhur memperingatkan para pemilik konsesi agar tidak mencari jalan pintas yang murah dengan membakar lahan.

"Dalam penegakan hukum di KLH ada denda yang harus dibayarkan pengusaha kepada negara, ada biaya pemulihan, namun kalau ditemukan ada ditemukan mens reanya jelas maka akan ditindak tegas hukuman pidana," pungkasnya.

Setelah memastikan situasi di Riau relatif aman, Jumhur, yang juga dampingi oleh Guru Besar IPB sekaligus ahli kebakaran hutan dan lahan, Bambang Hero Saharjo, dijadwalkan terbang ke Kalimantan besok hari, Minggu 23 Agustus 2026. 

Ia akan berkolaborasi langsung dengan BNPB, BPBD, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat untuk mempercepat operasi pemadaman di sejumlah titik krisis akibat musim kemarau panjang El Nino.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya