Berita

Menteri Agama RI Prof Nasaruddin Umar (tangkapan layar YouTube Wahdah TV)

Nusantara

Menag Kukuhkan 10.000 Guru Al Quran Indonesia

SABTU, 22 AGUSTUS 2026 | 12:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Agama RI Prof Nasaruddin Umar mengukuhkan 10.000 guru Al Quran Indonesia untuk berkhidmat bagi umat dan bangsa Indonesia.

Pengukuhan tersebut dilakukan di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Sabtu, 22 Agustus 2026, bertepatan dengan 9 Rabiul Awal 1448 Hijriah.

Dalam pengukuhan tersebut, Nasaruddin Umar berharap agar para guru Al Quran yang dikukuhkan dapat menjalankan amanah dakwah dengan penuh tanggung jawab.


Ia pun secara resmi mengukuhkan para guru Al Quran tersebut.

“Dengan senantiasa mengharap rida dan rahmat Allah SWT, saya, Menteri Agama Republik Indonesia, dengan ini mengukuhkan saudara-saudari sebagai guru Al Quran Indonesia yang akan berkhidmat untuk umat dan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Nasaruddin berharap Allah SWT senantiasa memberikan rahmat, taufik, serta kemudahan kepada para guru Alquran dalam menjalankan tugas dan amanah dakwah.

“Semoga Allah SWT memberikan rahmat, taufik dan kemudahan dalam menjalankan tugas dan amanah dakwah tersebut,” tuturnya.

Ia kemudian menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru Al Quran yang telah bersedia mengemban amanah tersebut.

“Terima kasih,” pungkas Nasaruddin yang disambut shalawat allhummarhamna bil Quran.

Pengukuhan 10.000 guru Al Quran ini merupakan bagian dari rangkaian acara Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah. Acara ini turut diramaikan dengan Tabligh Akbar Nasional.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya