Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Sepekan Terakhir, Saham Perbankan Jadi Buruan Asing

SABTU, 22 AGUSTUS 2026 | 11:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sektor perbankan menjadi primadona dalam sepekan terakhir dan paling banyak diburu investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Derasnya aliran modal asing ke saham-saham bank besar menjadi salah satu penggerak utama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Berkat aksi akumulasi tersebut, IHSG menguat 1,93 persen dalam sepekan dan ditutup di level 6.525,69 pada Jumat 21 Agustus 2026.

Pantauan RMOL berdasarkan data bursa, perburuan saham perbankan oleh investor asing dipimpin PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Saham BBRI mencatat net buy asing terbesar dengan nilai Rp745,32 miliar. Harganya pun menguat 3,53 persen menjadi Rp3.230 per saham.


Di posisi berikutnya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat net buy asing Rp409,05 miliar. Saham BBCA menguat 1,57 persen menjadi Rp6.450 per saham.

Sementara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) membukukan net buy asing Rp38,61 miliar, dengan harga saham naik 2,75 persen ke level Rp3.730 per saham.

Selain perbankan, investor asing juga memburu sejumlah saham di sektor pertambangan dan mineral. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) masing-masing mencatat net buy asing Rp329,15 miliar dan Rp251,19 miliar.

Dari sisi pergerakan harga, kenaikan paling impresif di antara saham yang menjadi buruan asing dicatat PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB). Saham PSAB melonjak 29,03 persen menjadi Rp640.

Penguatan tajam juga terjadi pada PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang melesat 12,10 persen ke Rp695. Akumulasi investor asing turut terjadi pada saham PT Timah Tbk (TINS) dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT).

Kepercayaan investor terhadap sektor perbankan juga ditopang pertumbuhan kredit yang mencapai 13,0 persen secara tahunan (YoY) pada Juli 2026. Pertumbuhan tersebut terjadi ketika likuiditas uang beredar luas (M2) tumbuh 8,3 persen secara tahunan, meski sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya.

Memasuki perdagangan Senin 24 Agustus 2026, saham-saham perbankan diperkirakan masih menjadi salah satu penentu arah IHSG.


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya