Berita

Polres OKU Timur terus bergerak cepat memperketat langkah pencegahan terkait mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukumnya. (Foto: Dok. Polres OKU Timur)

Presisi

Turun Langsung ke Warga Jadi Cara Polres OKU Timur Gencarkan Pencegahan Karhutla

SABTU, 22 AGUSTUS 2026 | 10:37 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polres OKU Timur terus bergerak cepat memperketat langkah pencegahan terkait mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukumnya.

Kapolres OKU Timur, AKBP Lalu Hedwin Hanggara menjelaskan bila pengawasan lahan ini sesuai dengan arahan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroh, dimana sebanyak 116 titik lokasi rawan yang tersebar di sejumlah kecamatan langsung disisir oleh jajaran kepolisian.

"Kegiatan pencegahan karhutla yang kami laksanakan secara masif di 116 titik ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Kapolda Sumsel, Irjen Sandi Nugroho, agar seluruh jajaran memperkuat mitigasi, menggencarkan edukasi, serta melakukan patroli pencegahan secara maksimal," kata Lalu Hedwin dalam keterangannya, Jumat, 21 Agustus 2026.


Lanjut Lalu Hedwin, area prioritas pencegahan tersebut mencakup wilayah Kecamatan Madang Suku I, Belitang II, Martapura, Buay Madang, Madang Suku II, hingga Semendawai Suku III.

"Kami di Polres OKU Timur siap memastikan wilayah tetap aman dari ancaman karhutla," kata Lalu Hedwin.

?Secara teknis, dalam pelaksanaannya di lapangan, Polres OKU Timur bersinergi dengan TNI, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta para pemangku kepentingan melalui patroli terpadu.

?Selain patroli gabungan, tindakan pencegahan juga diperkuat dengan sosialisasi dan imbauan langsung kepada masyarakat, dan juga pemasangan spanduk di area rawan.

?"Alhamdulillah, berkat respons cepat dan koordinasi lintas instansi yang solid, kondisi di seluruh wilayah sasaran terpantau kondusif. Situasi di lapangan saat ini aman, dengan catatan nihil titik kebakaran maupun asap," kata Lalu Hedwin.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya