Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Wall Street Bangkit, Laporan Mingguan Tetap Negatif

SABTU, 22 AGUSTUS 2026 | 07:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat (AS) kembali menguat setelah sempat dihantam aksi jual besar-besaran yang menekan sejumlah indeks utama.

Pada penutupan perdagangan Jumat 21 Agustus 2026 waktu setempat, S&P 500 naik 0,43 persen ke level 7.674,37. Nasdaq Composite menguat 0,43 persen menjadi 26.180,45, sedangkan Dow Jones Industrial Average melonjak 517,80 poin atau 0,98 persen ke 53.277,01.

Meski berakhir di zona hijau, ketiga indeks utama Wall Street tetap membukukan kinerja mingguan negatif. S&P 500 turun 1,4 persen sepanjang pekan, Nasdaq Composite terkoreksi 2 persen, sementara Dow Jones melemah 0,9 persen. Penurunan tersebut menjadi yang kedua secara beruntun bagi Dow Jones.


Tekanan pasar terutama datang dari kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Imbal hasil Treasury 10 tahun naik lebih dari 3 basis poin menjadi 4,734 persen, sedangkan Treasury 30 tahun meningkat lebih dari 3 basis poin ke 5,273 persen.

Kenaikan imbal hasil obligasi membuat aset pendapatan tetap semakin menarik dibandingkan saham, sekaligus berpotensi menekan pasar ekuitas.

Dari sisi sektor, saham kesehatan menjadi salah satu penopang Wall Street. Sektor tersebut naik lebih dari 4 persen sepanjang pekan setelah Moderna dan Merck melaporkan hasil positif uji klinis tahap akhir terapi mRNA untuk pengobatan melanoma.

Saham Moderna melonjak lebih dari 9 persen pada Jumat, sementara Merck menguat lebih dari 2 persen.

Sebaliknya, saham teknologi menjadi salah satu sumber tekanan. Sektor teknologi informasi turun lebih dari 3 persen sepanjang pekan. Amkor Technology dan Credo Technology masing-masing merosot hampir 15 persen dan 11 persen, sedangkan Meta Platforms turun hampir 7 persen.

Saham berbasis kripto justru menguat seiring lonjakan harga Bitcoin. Strategy naik sekitar 29 persen sepanjang pekan, Coinbase 25 persen, Mara Holdings 21 persen, Circle Internet 22 persen, dan Robinhood sekitar 13 persen.

Tesla juga mencatat kinerja positif dengan kenaikan sekitar 5 persen, sekaligus menjadi performa mingguan terbaiknya sejak Mei. Optimisme investor kembali muncul terhadap bisnis robotaxi Tesla setelah laporan mengenai rencana peluncuran Cybercab pada Agustus dan persetujuan bagi Tesla untuk mengoperasikan jaringan kendaraan otonom di Clark County, wilayah yang mencakup Las Vegas.

Di sektor ritel, kinerja sejumlah saham masih tertekan. Walmart turun sekitar 11 persen sepanjang pekan, sedangkan Advance Auto Parts merosot sekitar 25 persen. Sebaliknya, Dillard’s dan Chewy masing-masing menguat lebih dari 8 persen.

Memasuki pekan depan, investor akan mencermati pergerakan imbal hasil obligasi serta pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh dalam simposium Jackson Hole. Pasar akan menunggu arah kebijakan moneter The Fed, termasuk pandangannya mengenai kenaikan imbal hasil obligasi dan independensi bank sentral AS.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya