Berita

Politisi senior PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira. (Foto: RMOL)

Politik

Pemerintah Bisa Buka Opsi Tawaran Bantuan Negara Lain untuk Percepat Pemulihan NTT

SABTU, 22 AGUSTUS 2026 | 07:02 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemerintah seharusnya terbuka dengan tawaran bantuan dari beberapa negara sahabat untuk membantu penanganan korban bencana gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal itu disampaikan politisi senior PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira dalam keterangan resmi, Jumat 21 Agustus 2026.

"Persoalannya bukan dari mana datangnya bantuan, tapi bagaimana kesulitan yang mereka hadapi agar segera teratasi. Baik bantuan tanggap darurat untuk mengatasi kebutuhan hidup sehari-hari seperti sandang-pangan, serta kebutuhan akan hunian yang aman," kata Andreas.


Karena itu, Andreas berharap pemerintah memperhatikan tahapan penanganan bencana ini secara komprehensif, khususnya recovery bangunan rumah warga terdampak serta fasilitas umum serta akses infrastruktur yang menghubungkan daerah-daerah di Flores.

"Ini semua tentu butuh waktu, namun kalau bisa lebih cepat akan lebih baik," kata Andreas.

Menyoroti sikap pemerintah terkait bantuan asing, Andreas yang juga Wakil Ketua Komisi XIII DPR ini menyatakan bahwa seharusnya bantuan itu lebih dipandang dari perspektif kemanusiaan.

"Namun apabila pemerintah Indonesia punya pandangan lain, maka mengelola bantuan ini harus menjadi tanggung jawab penuh  pemerintah, baik pelaksanaan tanggap darurat maupun proses recovery fisik dan mental sosial secara cepat,” kata Andreas 

Sebagai jalan tengah, agar tidak terkesan seolah menolak atau tidak membutuhkan uluran tangan negara lain, maka Andreas menegaskan bila ada tawaran bantuan dari luar negeri, sebaiknya melalui pemerintah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya