Berita

Representative Image (Foto: AI)

Dunia

Kabut Asap Kalimantan Mengancam Gelaran F1 Singapura 2026

JUMAT, 21 AGUSTUS 2026 | 22:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gelaran Formula 1 (F1) Singapura 2026 menghadapi ancaman kabut asap lintas batas akibat kebakaran hutan di Indonesia, termasuk wilayah Kalimantan. 

Kondisi tersebut membuat penyelenggara dan otoritas Singapura meningkatkan kesiapsiagaan menjelang ajang balap yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

Layanan Meteorologi Singapura sebelumnya memperingatkan potensi munculnya kabut asap apabila kebakaran di Sumatera dan Kalimantan semakin intensif. 


Risiko tersebut dinilai meningkat seiring kondisi kering yang diperkirakan masih bertahan, ditambah pengaruh El Nino yang dapat memperbesar potensi kebakaran dan kabut asap lintas batas.

Kendati demikian, belum ada keputusan untuk membatalkan balapan. 

Penyelenggara Singapore GP memastikan potensi kabut asap telah dimasukkan dalam rencana kontingensi untuk menghadapi kemungkinan gangguan terhadap jarak pandang, kesehatan masyarakat, maupun operasional perlombaan.

Pemerintah Singapura melalui Haze Task Force juga menyiapkan sejumlah langkah antisipasi bersama Singapore GP. 

Di antaranya memantau indeks kualitas udara, memberikan informasi perkembangan kabut asap kepada penonton dan kru, serta menyiapkan bantuan medis dan masker N95 apabila kondisi memburuk.

"Jika kondisi kabut asap memengaruhi jarak pandang, kesehatan masyarakat, atau jalannya acara, instansi anggota terkait akan bekerja sama erat dengan Singapore GP untuk menilai situasi sebelum mengambil keputusan bersama mengenai acara tersebut," kata Haze Task Force, dikutip dari CNA, Jumat, 21 Agustus 2026. 

Ancaman serupa pernah membayangi F1 Singapura pada 2019. Saat itu, kualitas udara sempat mencapai level tidak sehat akibat kebakaran hutan di Indonesia. 

Meski demikian, balapan tetap berlangsung dengan berbagai langkah pengamanan bagi sekitar 268.000 penonton yang hadir.

F1 Singapura 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung di Marina Bay Street Circuit pada 9-11 Oktober 2026. 

Dengan meningkatnya risiko kabut asap, penyelenggara kini mengandalkan pemantauan kondisi udara dan koordinasi dengan pemerintah untuk menentukan langkah yang diperlukan apabila kualitas udara mengganggu visibilitas, kesehatan, atau operasional balapan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya