Berita

. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Foto: istimewa)

Politik

Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Penanganan Karhutla Perlu Kolaborasi

JUMAT, 21 AGUSTUS 2026 | 14:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan hingga mengganggu penerbangan dan aktivitas masyarakat mendapat perhatian Anggota Komisi IV DPR RI, Nevi Zuairina. 

Legislator Partai Keadilan Sejahtera itu meminta pemerintah memperkuat penanganan sekaligus langkah pencegahan agar kondisi segera terkendali.

“Kami mendukung pemerintah daerah, Kementerian Kehutanan, BNPB, serta seluruh unsur terkait untuk terus memperkuat koordinasi, sehingga penanganan di lapangan dapat berlangsung cepat, terukur, dan efektif,” ujar Nevi, Jumat, 21 Agustus 2026.


Menurutnya, penanganan karhutla perlu semakin menitikberatkan pada deteksi dini dan pencegahan di tingkat tapak. Patroli pada wilayah rawan, kesiapan sarana pemadaman, pemantauan titik panas, serta keterlibatan masyarakat perlu diperkuat sebagai bagian dari upaya mencegah api meluas.

Politisi PKS ini juga mengingatkan pentingnya memastikan seluruh pemegang konsesi menjalankan kewajibannya dalam pencegahan dan pengendalian kebakaran. Pengawasan terhadap kesiapan sarana dan prasarana perlu dilakukan secara konsisten. Apabila ditemukan pelanggaran, penegakan hukum harus dilakukan secara adil dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Regulasi mengenai pencegahan dan penanggulangan karhutla sudah tersedia. Yang perlu kita kuatkan bersama adalah implementasi, pengawasan, dan koordinasi di lapangan. Tujuannya bukan hanya memadamkan api, tetapi mencegah kebakaran serupa terus berulang,” katanya.

Nevi menambahkan, sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan penganggaran DPR RI, pihaknya akan terus mendorong penguatan dukungan bagi Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api (MPA), termasuk sarana kerja, keselamatan, dan kesejahteraan petugas lapangan.

Selain pemadaman darat, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan water bombing ketika diperlukan, Nevi mendorong edukasi masyarakat serta pemulihan ekosistem gambut dilakukan secara berkelanjutan.

“Karhutla merupakan persoalan bersama. Dengan kerja pemerintah yang semakin terpadu dan dukungan masyarakat, kita berharap kabut asap dapat segera teratasi serta aktivitas masyarakat dan penerbangan kembali berjalan dengan aman,” tutup Nevi Zuairina.




Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya