Berita

Logo KPK/RMOL

Hukum

KPK Dikabarkan Naikkan Kasus Pemotongan Bonus Bapenda Bogor ke Penyidikan

JUMAT, 21 AGUSTUS 2026 | 11:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan sepakat menerbitkan surat perintah penyidikan (Sprindik) umum terkait dugaan pemotongan bonus pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Informasi yang diperoleh redaksi pada Jumat 21 Agustus 2026 menyebutkan, tim penindakan KPK telah menggelar ekspose atau gelar perkara pada Kamis malam 20 Agustus 2026. Ekspose dilakukan setelah tim membawa sejumlah pejabat Pemkab Bogor ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, dalam rangkaian kegiatan penyelidikan tertutup.

Meski demikian, Jurubicara KPK Budi Prasetyo membantah adanya operasi tangkap tangan (OTT) di Bogor. Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan permintaan keterangan terhadap sejumlah pihak berdasarkan laporan masyarakat.


Dalam ekspose tersebut, pimpinan KPK dikabarkan menyetujui peningkatan perkara ke tahap penyidikan melalui Sprindik umum, yakni surat perintah penyidikan yang belum menetapkan tersangka.

Berdasarkan hasil ekspose, bonus pegawai Bapenda diduga dipotong oleh Bupati dan Wakil Bupati Bogor.

Total dana Bapenda yang diduga dipotong disebut mencapai lebih dari Rp17 miliar sejak awal hingga Juli 2026. Sementara dalam periode Juli 2025 hingga Juli 2026, Bupati Bogor disebut menerima sekitar Rp4 miliar.

Selain itu, sejumlah pihak yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor juga disebut turut menerima aliran dana tersebut.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya