Berita

Jubir Kemlu RI, Yvonne Mewengkang (Foto: Kemlu RI)

Dunia

Pertemuan Sugiono dan Wang Yi Berpotensi Bahas Bantuan Gempa NTT

JUMAT, 21 AGUSTUS 2026 | 10:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah China menyatakan kesiapannya memberikan bantuan untuk penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Yvonne Mewengkang mengatakan rincian bantuan tersebut berpotensi dibahas dalam kunjungan Menteri Luar Negeri China Wang Yi ke Indonesia, Jumat, 21 Agustus 2026.

"Terkait bencana di NTT dan kaitannya dengan kunjungan Menlu Wang Yi: Rincian pembahasan ikatan kerja sama tersebut dapat kita lihat bersama besok," kata Yvonne dalam konferensi pers, Kamis, 20 Agustus 2026. 


Yvonne menyebut Kemlu RI juga mengapresiasi perhatian dan solidaritas yang disampaikan negara-negara sahabat terhadap Indonesia menyusul bencana gempa di NTT.

"Kami menyampaikan apresiasi tulus atas pesan belasungkawa, simpati, dan solidaritas yang disampaikan oleh teman-teman dan negara-negara mitra kami menyusul gempa bumi dahsyat di Nusa Tenggara Timur. Hal ini sangat berarti bagi kami di masa sulit ini," kata Yvonne mengutip pernyataan Menlu RI. 

Untuk saat ini, pemerintah masih memfokuskan seluruh upaya pada penanganan kondisi darurat serta pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak dengan mengoptimalkan kapasitas dan sumber daya nasional yang dimiliki.

Sebelumnya, Juru Bicara Kemlu China Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Senin, 17 Agustus 2026, mengatakan China terus mengikuti perkembangan gempa NTT dan siap memberikan bantuan sesuai kebutuhan Indonesia. 

"China bersedia memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan Indonesia," ucap Lin Jian.

BNPB melaporkan korban tewas akibat gempa berkekuatan 7,7 magnitudo pada 15 Agustus mencapai 71 orang, sementara bantuan yang telah dikirim pada 15-18 Agustus mencapai 398 ton.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya