Berita

Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana. (Foto: Dok. pribadi)

Politik

Bonnie Triyana Dorong Pengetahuan Lokal jadi Strategi Mitigasi Cagar Budaya

KAMIS, 20 AGUSTUS 2026 | 10:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana mendorong pengetahuan lokal masyarakat dalam menghadapi bencana menjadi bagian dari strategi pelindungan dan mitigasi cagar budaya. Langkah ini dinilai penting mengingat Indonesia memiliki sejarah panjang sebagai wilayah rawan bencana.

Menurut Bonnie, berbagai daerah di Indonesia memiliki pengetahuan lokal atau local genius yang diwariskan secara turun-temurun untuk menghadapi ancaman bencana. Pengetahuan tersebut tidak semestinya hanya menjadi warisan cerita masyarakat, tetapi perlu dikaji dan diintegrasikan dalam kebijakan pelindungan cagar budaya.

“Kita sering kali menemukan pengetahuan-pengetahuan lokal, local genius di tengah masyarakat tentang bencana. Yang semestinya kalau pengetahuan lokal itu teman-teman kerjakan, mungkin bisa meminimalisir dampaknya,” ujar Bonnie, dikutip Kamis, 20 Agustus 2026.


Politisi Fraksi PDIP itu mencontohkan pengetahuan masyarakat di Simeulue, Aceh, mengenai smong, yakni pengetahuan lokal yang diwariskan antargenerasi terkait tanda-tanda datangnya tsunami dan cara meresponsnya.

Menurut Bonnie, keberadaan smong menunjukkan bahwa masyarakat memiliki mekanisme lokal untuk mengenali sekaligus menghadapi ancaman bencana.

Pengalaman tersebut, lanjutnya, dapat menjadi pembelajaran dalam memperkuat pelindungan cagar budaya di berbagai daerah. Sebab, bencana dapat memberikan dampak besar terhadap situs, bangunan, maupun kawasan yang memiliki nilai sejarah dan kebudayaan.

“Kalau kita sama-sama tahu, kenapa tidak dikerjakan saja. Ini pekerjaan yang mungkin seharusnya dilakukan sudah 20 tahun lalu,” katanya.

Bonnie menilai mitigasi tidak seharusnya baru dilakukan setelah bencana terjadi dan menimbulkan kerusakan. Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) perlu memiliki strategi yang lebih sistematis untuk mengidentifikasi risiko, mendokumentasikan pengetahuan lokal, serta mengintegrasikannya ke dalam upaya pelindungan cagar budaya.

Ia menambahkan, pendekatan tersebut semakin penting karena karakter dan risiko bencana di setiap wilayah berbeda. Karena itu, pengetahuan masyarakat setempat dapat menjadi salah satu sumber informasi dalam menyusun strategi mitigasi yang sesuai dengan karakteristik daerah.

“Harusnya jauh sebelum bencana. Bahwa kemudian bencana kali ini agak anomali, katakan ini akibat penerbangan liar atau apa segala macam, ya mestinya lebih bisa lebih ketahuan lagi,” ujarnya.

Bonnie berharap kebijakan pelindungan cagar budaya ke depan tidak hanya berorientasi pada rehabilitasi setelah terjadi kerusakan. Aspek mitigasi dan pemanfaatan pengetahuan masyarakat perlu diperkuat agar pelindungan cagar budaya dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Karena itu, Komisi X DPR RI mendorong Balai Pelestarian Kebudayaan memperkuat langkah mitigasi berbasis pengetahuan lokal sebagai bagian dari strategi pelindungan cagar budaya.

Dengan demikian, upaya menjaga warisan budaya dapat berjalan beriringan dengan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya