Berita

Suasana konferensi pers yang dipimpin Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri saat membongkar kasus peretasan email dengan menangkap warga negara Indonesia LPK (56) dan warga negara China, LJ (46) di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Rabu, 19 Agustus 2026. (Dok. Divhumas Mabes Polri)

Presisi

Bareskrim Bekuk Dua Pelaku Pembajakan Email, Dana Rp5 Miliar Berhasil Diamankan

KAMIS, 20 AGUSTUS 2026 | 09:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Bareskrim Polri membongkar kasus pembajakan email perusahaan Amerika Serikat dengan menangkap dua tersangka, yakni warga negara Indonesia LPK (56) dan warga negara China LJ (46).

Kasubdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Kombes Deddy Supriadi mengatakan, kasus bermula saat perusahaan Aiki Power Tools di Amerika Serikat melakukan transaksi perdagangan perangkat keras komputer dengan Drup Machinery Corp di China.

Dalam aksinya, para pelaku memanipulasi komunikasi melalui email sehingga seolah-olah mereka merupakan pihak perusahaan yang sah. Korban kemudian diarahkan untuk mentransfer pembayaran ke rekening perusahaan yang telah disiapkan di Indonesia.


“Modus yang digunakan adalah Business Email Compromise, yaitu melakukan kompromi dan manipulasi komunikasi melalui email bisnis sehingga korban meyakini informasi yang diterima merupakan komunikasi resmi dari pihak yang bertransaksi,” ujar Deddy di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu 19 Agustus 2026.

Korban selanjutnya mentransfer 350.325 Dolar AS ke rekening Bank BCA nomor 5345187445 atas nama PT Aksesoris Andalan Bersama.

PPATK kemudian melakukan penghentian sementara transaksi sehingga sebagian besar dana masih dapat diamankan. Sekitar 70.000 Dolar AS telah ditransfer ke sejumlah rekening di China melalui beberapa transaksi, sedangkan dana lainnya berhasil diblokir.

“Rekening tersebut masih memiliki saldo sekitar USD285.859 atau setara kurang lebih Rp5 miliar. Dana tersebut telah diamankan untuk kepentingan proses penyidikan dan selanjutnya dapat dilakukan pemulihan aset kepada korban melalui mekanisme hukum,” jelas Deddy.

Kedua tersangka memiliki peran berbeda. LPK diduga membantu menyiapkan legalitas perusahaan dan rekening untuk menampung hasil kejahatan. Sementara LJ berperan dalam berkomunikasi dengan pihak lain di China serta membantu menjalankan transaksi dana hasil kejahatan.

Polisi menyita dua unit telepon seluler sebagai barang bukti, masing-masing Samsung Galaxy milik LPK dan Samsung Galaxy A72 milik LJ.

Keduanya dijerat Pasal 51 ayat (1) juncto Pasal 35 UU Nomor 1 Tahun 2024 sebagai perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, terkait manipulasi informasi atau dokumen elektronik.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Kejagung Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi BGN

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:12

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Harus Dicegah dan Diusut

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:00

Bung Karno Sang Orator

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:38

Tangis Megawati Pecah saat Wajah Bung Karno Muncul di Langit Gelora Bung Tomo

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:20

Jangan Takut, tapi Tetap Waspada soal Isu Rusuh Agustus Jilid II

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:07

15 Saksi Dugaan Penyalahgunaan Pelimpahan Nomor Porsi Haji 2026 Diperiksa

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:33

Tim Hukum Hukum Ungkap 30 Pelanggaran Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:20

DSI Resmi Beroperasi, Ini Jajaran Direksi dan Komisarisnya

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:02

Soekarno Cup 2026 Libatkan 400 Talenta Muda

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:31

Mustahil Sjafrie Larang Mahasiswi Unhan Berjilbab

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya