Berita

Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang dioperasikan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) di Bojonegoro, Jawa Timur. (Foto: PT Pertamina)

Bisnis

Produksi Gas JTB Konsisten Lampaui Target

Topang Ketahanan Energi Nasional
RABU, 19 AGUSTUS 2026 | 14:28 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang dioperasikan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) di Bojonegoro, Jawa Timur terus menunjukkan kinerja positif dengan realisasi produksi gas yang konsisten melampaui target. 

Saat ini, produksi raw gas JTB mencapai 298,24 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), atau sekitar 4 persen di atas target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dan sekitar 9 persen di atas target Work Program & Budget (WP&B) 2026 yang disepakati bersama pemerintah melalui SKK Migas.

Kinerja positif tersebut juga tercermin pada realisasi produksi secara Month-to-Date (MTD) maupun Year-to-Date (YTD) yang tetap berada di atas target RKAP dan WP&B. Capaian ini menunjukkan keandalan operasi JTB sekaligus memperkuat peran lapangan tersebut dalam menjaga keberlanjutan pasokan gas untuk kebutuhan energi nasional.


Kontribusi JTB semakin strategis karena gas yang diproduksi saat ini mampu memasok hingga 65 persen kebutuhan gas PT Perusahaan Gas Negara (PGN) di wilayah Sales Operation Region (SOR) III. Pasokan tersebut mendukung kebutuhan energi di berbagai wilayah, termasuk Jawa Timur dan Jawa Tengah serta wilayah lainnya yang menjadi cakupan pelayanan SOR III.

Dari sisi penyaluran, kinerja Gas Sales Metering juga menunjukkan capaian positif. Realisasi Gas Sales saat ini mencapai 176,95 MMSCFD, atau sekitar 5 persen di atas target RKAP dan 9 persen di atas target WP&B 2026. 

Sementara itu, realisasi penyaluran secara MTD mencapai 176,92 MMSCFD dan secara YTD sebesar 151,55 MMSCFD, yang juga tercatat berada di atas target yang telah ditetapkan.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa keandalan JTB tidak hanya tercermin dari kemampuan menjaga tingkat produksi, tetapi juga dari kemampuan menyalurkan gas secara optimal dan berkesinambungan kepada para offtaker atau pembeli gas.

General Manager Zona 12 PEPC JTB, Afwan Daroni mengatakan, keandalan fasilitas produksi menjadi salah satu kunci dalam menjaga kesinambungan pasokan gas JTB.

“Kami berkomitmen menjaga keandalan plant agar dapat terus memenuhi kebutuhan energi, khususnya bagi masyarakat dan industri di wilayah Jawa Timur maupun Jawa Tengah. Namun demikian, aspek HSSE tetap menjadi prioritas utama kami dalam setiap tahapan operasi,” kata
Afwan melalui keterangan pers di Jakarta, Rabu 19 Agustus 2026.

Menurut Afwan, tingginya tuntutan produksi harus berjalan seiring dengan penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang ketat. 

Bagi PEPC JTB, operasi yang andal bukan hanya ditentukan oleh pencapaian produksi, tetapi juga oleh kemampuan menjaga keselamatan pekerja, keamanan operasi, serta kelestarian lingkungan.

Selain memenuhi kebutuhan gas untuk sektor industri, pemanfaatan gas JTB terus diperluas ke berbagai sektor strategis. Dalam waktu dekat, JTB dipersiapkan untuk menyuplai sekitar 3,5 MMSCFD gas sebagai bahan baku gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG). 

Pemanfaatan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pemanfaatan gas, khususnya ke wilayah yang belum terhubung dengan jaringan pipa transmisi gas.

Kontribusi JTB terhadap ketahanan pangan juga telah diwujudkan melalui pasokan gas kepada PT Petrokimia Gresik (PKG).

Sekitar 15 MMSCFD gas JTB dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk, yang secara tidak langsung mendukung keberlanjutan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Selain itu, sekitar 0,15 MMSCFD gas JTB dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan jaringan gas rumah tangga bagi ribuan pelanggan di Lamongan, Jawa Timur. 

Sementara itu, sekitar 1,3 MMSCFD gas JTB turut dimanfaatkan untuk mendukung sektor transportasi melalui penyediaan Bahan Bakar Gas (BBG) di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan mengatakan, capaian produksi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang mampu melampaui target merupakan bukti bahwa optimalisasi produksi dan keandalan operasi terus dijaga. 

SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) akan terus memastikan setiap potensi produksi dapat dimanfaatkan secara optimal dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keandalan fasilitas, dan efisiensi operasi.

“SKK Migas akan terus mendorong peningkatan kinerja produksi melalui sinergi dengan PEPC dan seluruh pemangku kepentingan, sehingga kontribusi JTB terhadap pemenuhan kebutuhan gas bumi nasional dapat semakin optimal dan berkelanjutan, “ kata Anggono.

Dengan kinerja produksi yang konsisten melampaui target, keandalan fasilitas, serta semakin luasnya pemanfaatan gas untuk berbagai sektor strategis, Lapangan JTB terus memperkuat perannya sebagai salah satu penopang pasokan energi nasional dan mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi Indonesia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya