Berita

Bantuan untuk korban gempa NTT. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

SENIN, 17 AGUSTUS 2026 | 05:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

TNI mengerahkan dua pesawat Hercules untuk mengirimkan 27,09 ton bantuan tahap pertama bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 15 Agustus 2026. Bantuan diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Komodo.
 
Bantuan tersebut diangkut menggunakan C-130J Super Hercules dengan muatan 14.000 kilogram dan C-130 Hercules dengan muatan 13.090 kilogram. Selain itu, TNI mengerahkan pesawat Boeing 737-800 untuk membawa personel yang membantu penanganan bencana.
 
Dalam keterangan tertulisnya Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan, pengiriman bantuan melalui jalur udara merupakan bentuk respons cepat TNI untuk membantu masyarakat terdampak. 


“TNI hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan ini kami kirim secepatnya agar dapat segera diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan,” kata Kapuspen TNI dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, minggu, 16 Agustus 2026.
 
Pengerahan pesawat dan personel tersebut merupakan bentuk dukungan TNI dalam mempercepat penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak gempa di wilayah NTT.

Hingga Minggu sore, 16 Agustus 2026, update korban jiwa gempa NTT mencapai 53 orang. Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam konferensi pers di Jakarta.
"Untuk pemutakhiran korban jiwa meninggal dunia per sore hari ini, total kami mencatat 53 jiwa meninggal dunia," ujar Abdul Muhari dalam jumpa pers virtual.

Angka tersebut meningkat dibanding laporan sebelumnya yang mencatat 47 korban tewas. Berdasarkan pemetaan terbaru, sebaran korban meninggal tersebar di enam kabupaten, yakni Kabupaten Manggarai (25 jiwa), Manggarai Timur (20 jiwa), Sikka (4 jiwa), Manggarai Barat (2 jiwa), Ende (2 jiwa), dan Nagekeo (1 jiwa).

"Atas nama pemerintah, kita mendoakan yang terbaik untuk para korban dan menyampaikan rasa simpati mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan," tuturnya.

Selain korban jiwa, BNPB mencatat sedikitnya 135 warga mengalami luka-luka, mulai dari kategori ringan hingga berat, yang saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif di fasilitas kesehatan terdekat.

Rinciannya meliputi 80 korban di Manggarai Timur (21 luka berat, 59 luka ringan), 37 korban di Manggarai (17 luka berat, 20 luka ringan), 12 korban luka di Sikka, serta 6 korban luka berat di Manggarai Barat.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya