Berita

Potret salah satu sekolah rusak. (Foto: Kemendidaksmen)

Politik

Revitalisasi Sekolah Rusak Diprioritaskan di Wilayah 3T

MINGGU, 16 AGUSTUS 2026 | 11:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Percepatan revitalisasi sekolah dan satuan pendidikan yang mengalami kerusakan mendapat dukungan dari Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief Muhammad. 

Menurutnya, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan harus menjadi prioritas agar kondisi sekolah tidak menghambat anak-anak memperoleh pendidikan berkualitas.

Legislator PKB itu menilai program revitalisasi yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto perlu segera direalisasikan secara tepat sasaran, terutama bagi sekolah yang membutuhkan perbaikan mendesak.


"Kami mendukung percepatan revitalisasi sekolah rusak yang diamanahkan Presiden Prabowo Subianto terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) . Jangan sampai ada anak-anak kita yang belajar dalam kondisi sekolah yang rusak dan tidak layak," ujar Habib Syarief, Minggu, 16 Agustus 2026.

Pernyataan itu disampaikan menanggapi pidato Presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan. Presiden menargetkan seluruh sekolah, dari SD hingga pesantren, rampung direnovasi pada 2029, dengan target 71.744 satuan pendidikan direvitalisasi pada 2026. 

Habib Syarief menegaskan target besar tersebut harus diikuti pelaksanaan yang cepat, tepat sasaran, dan merata, tidak sekadar mengejar jumlah sekolah yang diperbaiki. Kualitas bangunan, menurutnya, harus benar-benar memenuhi standar keamanan bagi siswa dan tenaga pendidik. 

"Yang harus menjadi perhatian adalah kualitas revitalisasinya. Jangan sampai bangunannya diperbaiki tetapi beberapa waktu kemudian kembali mengalami kerusakan," katanya.

Berdasarkan data Kemendikdasmen, program revitalisasi telah menjangkau 16.167 satuan pendidikan pada 2025 sebelum targetnya diperluas menjadi 71.744 satuan pendidikan pada 2026. Habib Syarief menilai lingkungan belajar yang layak berkaitan erat dengan kualitas proses pendidikan anak. 

"Anak-anak membutuhkan ruang belajar yang aman dan nyaman agar dapat berkonsentrasi, mengikuti pembelajaran dengan baik, serta mengembangkan potensi dan prestasinya secara optimal," ujarnya.

Habib Syarief juga meminta pemerintah memastikan percepatan revitalisasi menjangkau daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk sekolah di wilayah kepulauan dan daerah terpencil. Ia mengingatkan pemerataan akses menjadi kunci agar program ini tidak hanya menyasar wilayah yang mudah dijangkau. 

"Yang harus menjadi perhatian adalah kualitas revitalisasinya. Sekolah yang diperbaiki harus benar-benar menjadi tempat belajar yang aman, sehat, bersih, dan nyaman," tegasnya.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya