Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setpres RI)

Politik

Mesin Politik Prabowo Terus Bergerak

MINGGU, 16 AGUSTUS 2026 | 06:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sejumlah sekretaris jenderal (sekjen) partai politik pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berkumpul di rumah dinas Menteri Luar Negeri sekaligus Sekjen Partai Gerindra, Sugiono, di kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Kamis malam, 13 Agustus 2026.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai momentum dan komposisi peserta menunjukkan adanya upaya menjaga soliditas politik pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Pemerintahan tidak hanya membutuhkan dukungan di parlemen, tetapi juga kesinambungan komunikasi di antara partai-partai yang berada di dalam maupun di sekitar pemerintahan,” kata Amir, dikutip Minggu 16 Agustus 2026.


Menurut Amir, sekretaris jenderal partai merupakan salah satu simpul penting dalam komunikasi dan koordinasi politik. Karena itu, berkumpulnya para sekjen dalam satu forum dapat menjadi ruang untuk menyamakan persepsi mengenai berbagai isu strategis.

“Pemerintah harus menjaga stabilitas koalisi, memastikan dukungan parlemen, sekaligus mengantisipasi dinamika politik yang berkembang di luar pemerintahan,” tegas Amir.

Ia mengatakan keberadaan para sekjen dalam satu forum menunjukkan jalur komunikasi politik antarpimpinan partai masih terus dipelihara.

“Yang menarik bukan hanya siapa yang hadir, tetapi bagaimana hampir seluruh simpul partai pendukung pemerintah dapat duduk bersama dalam satu forum,” kata Amir.

Sejumlah sekjen partai yang hadir antara lain Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid, Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron, Sekjen PAN Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, Sekjen PKS Muhammad Kholid, dan Sekjen NasDem Hermawi Taslim.

Hadir pula Sekjen PSI Raja Juli Antoni dan Sekjen Partai Gelora Mahfudz Sidiq.

Perwakilan partai nonparlemen juga disebut hadir, termasuk Sekjen Partai Bulan Bintang, Partai Garuda, dan Partai Rakyat Adil Makmur. Sementara Sekjen PPP disebut tidak hadir karena berhalangan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya