Berita

DHL Express. (Foto: DHL)

Bisnis

DHL Express Rilis Fitur AI untuk Identifikasi Barang Ekspor UMKM

MINGGU, 16 AGUSTUS 2026 | 05:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

DHL Express memperkenalkan fitur identifikasi barang berbasis kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Teknologi ini memanfaatkan computer vision untuk menganalisis foto barang yang diunggah pelanggan dan menghasilkan deskripsi barang yang sesuai dengan kebutuhan dokumentasi kepabeanan.

Implementasi fitur AI ini menjadi yang pertama yang mengintegrasikan teknologi identifikasi barang berbasis computer vision secara langsung ke dalam alur pemesanan layanan ekspres internasional yang digunakan pelanggan dalam skala besar.

Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Ahmad Mohamad mengatakan, fitur tersebut ditujukan untuk menyederhanakan proses pengiriman ekspor, terutama dalam tahap pengisian informasi barang yang selama ini masih mengandalkan input manual dari pengirim.


Inovasi tersebut diharap dapat membantu pelaku usaha, khususnya UMKM dalam menghadapi tantangan dalam memenuhi persyaratan kepabeanan saat melakukan ekspansi ke pasar internasional.

“Melalui fitur identifikasi barang berbasis AI ini, DHL Express membantu menyederhanakan proses persiapan pengiriman dengan memudahkan pelanggan dalam memberikan informasi barang yang akurat sejak awal,” kata Ahmad, Sabtu 15 Agustus 2026.

Melalui fitur ini, pelanggan cukup memotret barang yang akan dikirim menggunakan smartphone atau perangkat yang terhubung internet. Sistem AI kemudian memproses gambar untuk mengidentifikasi objek dan menghasilkan deskripsi barang secara terstruktur dalam hitungan detik.

Deskripsi yang dihasilkan dapat ditinjau, diedit, atau disesuaikan pelanggan sebelum pengiriman diajukan. Fitur ini juga dapat digunakan tanpa harus memiliki akun DHL Express.

Senior Director IT DHL Express Indonesia, Yonata Bastian mengatakan teknologi tersebut mengurangi ketergantungan terhadap input manual dan pengalaman individu dalam mendeskripsikan barang kiriman kepabeanan.

“Dengan membantu pelanggan mengidentifikasi serta mendeskripsikan isi kiriman secara lebih akurat, kami dapat meningkatkan kualitas data sejak awal proses pengiriman. Hal ini tidak hanya menyederhanakan pengalaman pelanggan, tetapi juga mendukung efisiensi yang lebih baik di sepanjang rantai pengiriman,” ujarnya.

Adapun fitur ini telah tersedia di lebih dari 30 negara dan pasar, dengan perluasan implementasi yang akan terus dilakukan sepanjang 2026.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya