Berita

Kementerian PU mengerahkan alat berat setelah gempa bumi mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu 15 Agustus 2026. (Foto: Dok Kementerian PU)

Nusantara

Gempa NTT: Kementerian PU Kerahkan Alat Berat Bersihkan Longsoran

SABTU, 15 AGUSTUS 2026 | 14:42 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan alat berat untuk membersihkan sejumlah longsoran yang menutup badan jalan nasional setelah gempa bumi mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 15 Agustus 2026.

Gempa berkekuatan sekitar magnitudo 7,7 tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WITA dengan pusat gempa berada di pantai utara Pulau Flores, sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo-Mbay, NTT.

Melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT, Direktorat Jenderal Bina Marga melakukan pemantauan dan mengidentifikasi sejumlah infrastruktur yang terdampak. Menteri PU Dody Hanggodo juga meminta jajaran balai di NTT meningkatkan kesiapsiagaan dan mempercepat penanganan pascabencana.


"Kesiapan personel, alat berat, serta koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting untuk memastikan infrastruktur yang terdampak dapat segera dipulihkan," kata Dody dalam keterangan tertulis.

Berdasarkan pemantauan awal, longsor ditemukan di sejumlah titik dan menutup badan jalan nasional. Beberapa lokasi terdampak antara lain ruas Malwatar-Bts Kota Ruteng, Ruteng-Km 210, Ruteng-Reo-Kedindi, Km 210-Bts Kabupaten Manggarai, Gako-Aigela-Bts Kota Ende, Danga-Maropokot, Kota Ende-Wolowaru, serta Wolowaru-Maumere.

Kepala BPJN NTT Janto mengatakan pembersihan material longsor menjadi prioritas agar akses masyarakat dan mobilitas penanganan bencana tetap berjalan.

Di wilayah kerja PPK 3.3, satu unit loader telah bergerak menuju lokasi terdampak. Sementara di PPK 3.4, satu unit excavator dikerahkan untuk menangani material longsoran.

Adapun di wilayah PPK 4.1, dua unit loader telah menuju lokasi dan satu unit excavator disiagakan di Ende. Peralatan tersebut digunakan untuk membersihkan material yang menutup atau mengganggu badan jalan.

Meski demikian, pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi infrastruktur belum dapat dilakukan. Petugas masih mempertimbangkan faktor keselamatan karena adanya potensi gempa susulan.

"Pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi jembatan dan seluruh ruas jalan nasional belum dapat dilakukan karena petugas masih mempertimbangkan faktor keselamatan di tengah kemungkinan terjadinya gempa susulan," ujar Janto.

Kementerian PU akan terus memantau kondisi infrastruktur dan memperbarui data kerusakan di lapangan. Penanganan berikutnya dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil asesmen untuk memastikan jalan nasional di wilayah terdampak kembali berfungsi dan mendukung proses pemulihan.

Dody juga menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat yang terdampak gempa NTT dan memastikan Kementerian PU akan terus mendukung penanganan sesuai kebutuhan di lapangan.

"Saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan keselamatan, serta proses penanganan dan pemulihan dapat berjalan dengan baik. Kementerian PU akan terus mendukung upaya penanganan di lapangan sesuai kebutuhan," kata Dody.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya