Berita

Tangkapan layar dari media sosial memperlihatkan warga yang panik saat gempa terjadi di NTT, Sabtu 15 Agustus 2026 (Foto: Istimewa)

Nusantara

DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat Selamatkan Warga Terdampak Gempa NTT

SABTU, 15 AGUSTUS 2026 | 12:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah didesak untuk bergerak cepat menyelamatkan warga terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. 

Gempa bumi dengan episenter di laut sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedalaman 15 kilometer itu sempat memicu peringatan dini tsunami.

“Kami berharap pemerintah dan stake holder terkait segera bergerak cepat melakukan tanggap darurat terhadap dampak gempa. Kami mendapat informasi jika kerusakan bangunan cukup parah dan memicu kepanikan masyarakat sehingga mereka naik ke dataran-dataran tinggi,” ujar Anggota DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT Dipo Nusantara, dalam keterangannya.


Dipo meminta pemerintah pusat dan daerah tidak menunda pertolongan bagi warga terdampak. Ia menekankan pentingnya distribusi bantuan dasar sejak dini. 

“Kami berharap pemerintah segera membantu masyarakat agar mereka tidak semakin kesulitan karena terlambat mendapatkan pertolongan, makanan, air bersih, tempat berlindung, maupun layanan kesehatan," ujarnya. 

Dalam situasi tanggap darurat, Dipo mendesak agar pencarian dan pertolongan warga yang tertimpa bangunan menjadi prioritas utama. Evakuasi warga dari bangunan berbahaya juga harus segera dilakukan. 

“Kita harus mengutamakan manusia. Cari dan selamatkan warga yang membutuhkan pertolongan, pastikan korban luka segera mendapat layanan medis, dan jangan biarkan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal harus bertahan dalam kondisi yang tidak layak," tegas Legislator PKB ini.

Dipo juga meminta perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan di lokasi pengungsian. Menurutnya, kebutuhan mereka berbeda dari kebutuhan umum lainnya. 

"Bantuan jangan hanya melihat kebutuhan umum. Perhatikan juga kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, perempuan, penyandang disabilitas, serta warga yang sedang sakit. Mereka membutuhkan perlindungan dan penanganan khusus di lokasi pengungsian," ujarnya.

Selain kebutuhan logistik dan kelompok rentan, Dipo mendorong BMKG dan pemerintah daerah terus menyampaikan informasi resmi mengenai potensi gempa susulan. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. 

“Pemerintah harus hadir bukan hanya dengan bantuan, tetapi juga dengan informasi yang dapat dipercaya. Kita berharap tidak ada korban jiwa dan seluruh masyarakat Flores serta NTT diberikan keselamatan dalam menghadapi bencana ini," pungkasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya