Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Serangan Baru di Selat Hormuz Dongkrak Harga Minyak

SABTU, 15 AGUSTUS 2026 | 09:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia menguat di akhir pekan, setelah serangkaian serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz dan belum adanya kemajuan dalam upaya perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 1,45 Dolar AS atau 1,67 persen menjadi 88,52 Dolar AS per barel pada penutupan perdagangan Jumat, 14 Agustus 2026. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) meningkat 1,15 Dolar AS atau 1,42 persen menjadi 82,40 Dolar AS per barel.

Dengan penguatan tersebut, Brent dan WTI berada di jalur mencatat kenaikan mingguan masing-masing sekitar 6 persen dan 5,4 persen.


Kenaikan harga terutama dipicu meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz. Lalu lintas kapal di jalur pelayaran strategis tersebut melambat setelah Amerika Serikat dan Iran saling mengklaim kendali atas kawasan tersebut.

Kekhawatiran pasar semakin meningkat setelah dua kapal milik Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) diserang saat melintasi Selat Hormuz pada Kamis. Uni Emirat Arab menyebut Iran sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Tekanan terhadap pasokan minyak juga datang dari Rusia. Ekspor minyak mentah melalui terminal Sheskharis di Pelabuhan Novorossiysk, Laut Hitam, untuk sementara dihentikan setelah wilayah tersebut terkena serangan drone.

Meski demikian, penguatan harga minyak masih tertahan oleh sejumlah faktor. Persediaan minyak mentah Amerika Serikat mencatat kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari 3,5 tahun. Selain itu, proyeksi pertumbuhan permintaan minyak dari OPEC menunjukkan pasar masih menghadapi risiko pelemahan permintaan.

Kondisi tersebut membuat pasar minyak berada dalam tarik-menarik antara kekhawatiran gangguan pasokan akibat konflik geopolitik dan potensi melemahnya permintaan global.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya