Berita

Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

SABTU, 15 AGUSTUS 2026 | 03:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memastikan bahwa pembicaraan mengenai revisi Undang-undang Pemilu akan masih belum ada pergerakan signifikan.

Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat, 14 Agustus 2026.

“Kalau sekarang kan (RUU Pemilu) belum bergerak,” ungkap Utut.


Adapun, mengenai besaran ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) PDIP pada prinsipnya terbuka dengan tetap menekankan kedaulatan partai politik (parpol).

“Kalau PDI kan dari dulu yang diperjuangkan mirip. Ada kedaulatan partai. Kedaulatan partai wujudnya bukan nomor urut. Terus kalau bisa ada threshold. Kemarin kan 4 persen. Kalau kamu pelajari sejak 2012, itu dari 2,5 ke 3,5 sekarang 4 persen. Apakah mungkin ditingkatkan?” kata Wasekjen DPP PDIP ini.

Ditanya lebih jauh, apakah PDIP akan menyepakati besaran ambang batas sebagaimana parpol yang lolos Senayan pada Pemilu 2024 setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Utut berharap partai berlambang banteng tak ditinggalkan parpol lain.

“Tapi ini kan disini ada 8 partai, nanti kita rembukan. Mudah-mudahan PDI tidak ditinggalkan. Ya kalau ditinggalkan kan bisa. Orang 7 itu selesai kan,” demikian Utut.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya