Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: YouTube TV Parlemen)

Politik

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

SABTU, 15 AGUSTUS 2026 | 01:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM) secara signifikan sebagai bagian dari upaya menekan konsumsi BBM dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar impor.

“Subsidi BBM harus kita kurangi secara signifikan,” kata Prabowo dalam Rapat Paripurna ke-1 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 dengan agenda Penyampaian RAPBN 2027 dan Nota Keuangan di DPR RI, Jumat, 14 Agustus 2026.

Menurut Prabowo, pengurangan subsidi BBM akan diiringi dengan upaya mendorong masyarakat beralih ke kendaraan yang lebih hemat energi.


Pemerintah, lanjut dia, meluncurkan ekosistem motor listrik nasional sebagai salah satu alternatif kendaraan berbasis energi yang lebih efisien.

Pemerintah juga menyiapkan insentif untuk satu juta unit motor listrik yang diproduksi di dalam negeri. Insentif tersebut diharapkan dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik sekaligus memperkuat industri nasional.

“Kita akan berikan insentif untuk satu juta motor listrik yang diproduksi di dalam negeri oleh pengusaha Indonesia,” ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan, kebijakan tersebut memiliki tiga sasaran utama, yakni menurunkan biaya kendaraan bagi masyarakat, mengurangi konsumsi bahan bakar impor, serta memperbesar kapasitas industri motor listrik nasional.

Pengembangan industri motor listrik, lanjutnya, tidak hanya berfokus pada produksi kendaraan. Pemerintah juga mendorong penguatan rantai pasok baterai, komponen, perangkat lunak, hingga layanan purnajual di dalam negeri.

Dengan penguatan ekosistem tersebut, pemerintah berharap industri motor listrik nasional dapat berkembang lebih luas sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Kepala negara itu menilai pemberian insentif merupakan bentuk investasi agar masyarakat Indonesia menjadi pasar awal bagi produk kendaraan listrik yang dikembangkan industri nasional.

“Setiap motor listrik buatan Indonesia yang melaju di jalan raya adalah tiga kemenangan sekaligus: penghematan bagi keluarga, pengurangan impor energi, dan pekerjaan bagi anak bangsa,” pungkas Prabowo.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya