Berita

Sekretaris DPW PPP DKI Jakarta Muhammad Hatta. (Foto: Istimewa)

Politik

DPW PPP DKI:

Hafalan Al Quran Berhadiah Miras Penghinaan terhadap Islam

JUMAT, 14 AGUSTUS 2026 | 21:31 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

 DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta memprotes kasus tantangan alias challenge pelafalan Surah Ad-Dhuha di booth minuman beralkohol Newport, milik perusahaan Orang Tua, dalam festival The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara.

Sekretaris DPW PPP DKI Jakarta Muhammad Hatta mengatakan, Islam tegas mengharamkan khamar, minuman berakohol, berdasarkan Al Quran surah Al-Maidah ayat 90, dan Islam juga melarang ibadah saat mabuk sesuai Al Quran An-Nisa ayat 43.

"Mabuk menghilangkan akal, sehingga bisa merusak makna Al Quran," kata Hatta dalam keterangannya, Jumat, 14 Agustus 2026.


PPP DKI Jakarta menyatakan keberatan dan keprihatinan yang sangat serius terhadap materi promosi maupun aktivitas sebagaimana terlihat dalam video yang viral di media sosial tersebut.

Menurut Hatta, Al Quran bagi umat Islam merupakan wahyu Allah SWT, pedoman hidup, serta sesuatu yang wajib dimuliakan dan dihormati.

Oleh karena itu, menjadikan aktivitas menghafal ayat atau surah Al Quran  sebagai bagian dari permainan atau promosi yang kemudian dikaitkan dengan pemberian minuman keras merupakan tindakan yang sangat tidak pantas.

"Promosi miras dengan hafalan Al Quran  tidak sesuai dengan nilai-nilai keagamaan, dan berpotensi melukai perasaan umat Islam," kata Hatta.

PPP DKI Jakarta juga menolak segala bentuk penggunaan Al Quran sebagai alat kepentingan promosi, gimik, permainan, maupun srategi pemasaran produk yang tidak sejalan dengan kemuliaan dan kesucian Al Quran.

"Apabila benar aktivitas tersebut dilakukan sebagaimana tergambar dalam video yang beredar, maka hal tersebut bukan sekedar persoalan kreativitas promosi, tetapi menyangkut sensitivitas dan penghinaan terhadap ajaran agama yang dianut oleh mayoritas masyarakat Indonesia," kata Hatta.

PPP DKI Jakarta juga mendesak Polda Metro Jaya untuk mengusut tuntas serta melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penangkapan, hingga penetapan tersangka terkait video viral tersebut dengan dugaan kuat melakukan unsur penistaan agama Islam.

"Kami menyerukan kepada seluruh pihak agar menjadikan peristiwa ini sebagai momentum untuk membangun industri hiburan yang tetap kreatif, tetapi juga beretika, menghormati agama," pungkas Hatta.

Polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana terhadap agama dan kepercayaan terkait tantangan hafalan Al Quran untuk ditukar dengan miras di The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara.

"Berdasarkan rangkaian penyidikan dan alat bukti yang diperoleh, penyidik telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, masing-masing berinisial RES, AK, I, dan M," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam keterangannya, Kamis 13 Agustus 2026.

Empat tersangka dijerat dengan Pasal 300 dan/atau Pasal 301 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya