Berita

Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

Sederet Pejabat Pemkab Lombok Barat Digarap KPK

JUMAT, 14 AGUSTUS 2026 | 19:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat diperiksa maraton oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap tahun 2025-2026.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, ada tujuh orang yang diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi untuk tersangka Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini.

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Perwakilan BPKP NTB," kata Budi, Jumat siang, 14 Agustus 2026.


Ketujuh saksi yang dipanggil yakni Kepala BPKAD Pemkab Lombok Barat, Agus Satria; Kabag PBJ Setda Pemkab Lombok Barat, Yung Safitri; Kabag Umum Setda Pemkab Lombok Barat, Lalu Gede Ramdhan Ayub; Kasubag PBJ Pemkab Lombok Barat, Pramukti Dewi Utami.

Selanjutnya tiga orang staf bagian PBJ Pemkab Lombok Barat, Lalu Sukarma, Robby Hamoris, dan Dedi Rifabi.

Kasus ini bermula dari OTT yang dilakukan KPK di Kabupaten Lombok Barat pada Senin, 20 Juli 2026. Dari operasi senyap itu, KPK mengamankan 20 orang. Tiga di antaranya telah menjadi tersangka, yakni Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini; Dirut PT Air Minum Giri Menang Lombok Barat, Sudirman; dan Dirut PT Meconel Sistim Instrument, Alvonsus Gani.

Ketiganya langsung ditahan selama 20 hari pertama, terhitung sejak Selasa, 22 Juli 2026 di Rutan cabang Gedung Merah Putih KPK.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya