Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani saat sidang tahunan MPR/DPR/DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. (Foto: TV Parlemen)

Politik

Puan Maharani:

81 Tahun Merdeka, Apa Warisan Kita bagi Masa Depan Indonesia?

JUMAT, 14 AGUSTUS 2026 | 19:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Setiap kebijakan dan langkah pemerintahan harus dipastikan membawa Indonesia semakin dekat dengan cita-cita kemerdekaan.

Hal itu disampaikan Ketua DPR RI, Puan Maharani dalam pidato Rapat Paripurna Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Rapat Paripurna ini turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto yang menyampaikan pengantar RUU APBN Tahun Anggaran 2027 beserta nota keuangan dan dokumen pendukung lainnya kepada DPR.


Dalam pidatonya, Puan menyinggung tema HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026 yang mengusung Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur. Menurut Puan, tema tersebut kembali menegaskan perjalanan panjang bangsa Indonesia sejak menyatakan kemerdekaan 81 tahun lalu.

"81 tahun kita telah melewati pintu gerbang kemerdekaan menuju Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur," kata Puan.

Selama 81 tahun, pemerintahan di Indonesia telah silih berganti dengan membawa berbagai kebijakan dan program untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan bangsa. Namun, setiap pemerintahan juga akan meninggalkan warisannya masing-masing bagi generasi berikutnya.

"Setiap pemerintahan akan meninggalkan warisannya masing-masing. Warisan itu bukan sekedar deretan kebijakan atau pembangunan fisik, melainkan jejak nilai, keputusan, dan pengabdian yang akan dikenang oleh sejarah," ujar Puan.

Atas dasar itu, Puan mengajak seluruh pihak untuk merenungkan warisan apa yang akan ditinggalkan bagi masa depan Indonesia.

"Apa warisan kita bagi masa depan Indonesia?" tegas Legislator PDIP ini.

Seiring berjalannya waktu, generasi peneruslah yang akan menguji nilai sejati dari setiap warisan yang ditinggalkan oleh para pemimpin dan penyelenggara negara saat ini.

"Mereka akan menilai apakah langkah-langkah yang diambil benar-benar membawa bangsa Indonesia semakin dekat kepada cita-cita kemerdekaan: menghadirkan keadilan, kesejahteraan, persatuan, dan martabat bagi seluruh rakyat Indonesia," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya