Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: BPMI Setpres)

Bisnis

Profit PT Timah Naik Sembilan Kali Lipat Usai 1.000 Tambang Ilegal Ditutup

JUMAT, 14 AGUSTUS 2026 | 13:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan kinerja PT Timah Tbk mengalami lonjakan signifikan setelah pemerintah menutup sekitar 1.000 titik tambang ilegal di Bangka Belitung pada akhir 2025.

Prabowo menyebut, langkah penertiban tersebut turut berdampak terhadap peningkatan keuntungan perusahaan. 

Dalam enam bulan pertama 2026, profit PT Timah mencapai Rp2,7 triliun atau meningkat hingga sembilan kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


“Bayangkan dalam 6 bulan tahun 2026 ini, PT Timah telah mencapai keuntungan Rp2,7 triliun, sembilan kali lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Saudara-saudara, artinya naik 900 persen,” kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI, di Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Tak hanya dari sisi keuntungan, Prabowo juga menyampaikan valuasi PT Timah mengalami pertumbuhan signifikan. Menurutnya, valuasi perusahaan tambang tersebut meningkat hingga 280 persen dibandingkan Agustus 2025.

“Sekarang naik 280 persen di bulan Agustus 2026 dibanding Agustus 2025 yang lalu,” ucapnya.

Prabowo menegaskan perbaikan kinerja juga terlihat pada sejumlah BUMN lainnya. Keuntungan bersih PT Semen Indonesia pada enam bulan pertama 2026 disebut naik 408,9 persen, PT Pupuk Indonesia naik 252,8 persen, Pertamina naik 86 persen, Pegadaian 84,4 persen, Pelindo 60,4 persen, dan PTPN 54,4 persen.

“Kini kita berhasil reaktivasi pesawat-pesawat yang grounded. Per bulan Juni 2026 total pesawat yang berhasil kita reaktivasi bertambah 20 pesawat, sehingga menjadi 140 pesawat,” kata Prabowo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya